Kamis 26 November 2020, 14:45 WIB

Fauci Desak Warga AS Korbankan Thanksgiving untuk Selamatkan Nyawa

Indrastuti | Internasional
Fauci Desak Warga AS Korbankan Thanksgiving untuk Selamatkan Nyawa

AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Direktur the National Institute of Allergy and Infectious Diseases Anthony Fauci

 

Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases Anthony Fauci mendesak warga Amerika Serikat untuk 'berkorban sekarang untuk menyelamatkan nyawa' dengan menahan diri berkumpul dalam perayaan Thanksgiving. Pada Kamis (26/11), terdapat lebih dari 2.400 orang meninggal dunia dalam 24 jam, tertinggi sejak musim semi lalu.

Fauci, pakar kesehatan dalam Satgas korona Gedung Putih yang puluhan tahun menjabat sejak Presiden Ronald Reagan mengatakan, hal itu menjadi permintaan terakhirnya sebelum perayaan Thanksgiving akhir pekan ini.

Baca juga: Selandia Baru akan Deklarasikan Darurat Iklim

Jutaan orang AS bepergian dan berkumpul untuk Thanksgiving meskipun pemerintah dan otoritas setempat memperingatkan bahaya penularan covid-19.

"Pertahankan pertemuan di dalam ruangan dengan sesedikit mungkin orang. Kita semua tahu betapa sulitnya itu karena ini adalah hari libur tradisional. Tetapi dengan melakukan pengorbanan itu Anda akan mencegah infeksi," kata Fauci kepada Good Morning America dari ABC dalam wawancara langsung pada Rabu (25/11), dilansir dari The Guardian.

Fauci, yang menjabat sebagai direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases sejak 1984, mengatakan bahwa orang tanpa gejala yang mengidap Covid-19 tanpa sadar dan meskipun 'tidak berniat jahat' dapat menginfeksi orang jika mereka menghadiri pesta atau pertemuan dalam ruangan, terutama saat mengambil masker untuk makan dan minum.

“Pengorbanan sekarang bisa menyelamatkan nyawa karena kita akan melalui ini. Vaksin sudah di depan mata,” kata dia.

Lebih dari 88.000 orang Amerika dirawat di rumah sakit akibat covid-19. Secara keseluruha, covid-19 telah menginfeksi hampir 12,6 juta dengan angka kematian lebih dari 260.000. Menurut John Hopkins Coronavirus Resource Center, angka kematian di AS adalah jumlah tertinggi di dunia.

Desakan Fauci sejalan dengan rencana Joe Biden, presiden terpilih. Dalam pidato Thanksgiving, Biden mengatakan keluarganya melanggar tradisi dengan tidak bepergian untuk liburan Thanksgiving.

“Tahun ini, karena kami sangat peduli satu sama lain, kami akan mengadakan Thanksgiving yang terpisah,” kata Biden. “Saya tahu betapa sulitnya melepaskan tradisi keluarga. Tapi itu sangat penting. Negara kita berada di tengah lonjakan kasus yang dramatis," imbuhnya. (TheGuardian/H-3)
 

Baca Juga

AFP

Kongres AS Soroti Masalah Uighur

👤MI 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 00:25 WIB
KOMISI bipartisan Kongres Amerika Serikat melaporkan Tiongkok mungkin telah melakukan genosida dalam perlakuannya terhadap...
AFP

Biden Janjikan Program Besar

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 00:10 WIB
PRESIDEN terpilih Amerika Serikat Joe Biden akan mengusulkan paket penyelamatan senilai US$1,9 triliun untuk memerangi kemerosotan ekonomi...
AFP/Andrew Harnik

Biden Luncurkan Paket Bantuan Covid-19, Berikut Rinciannya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 15 Januari 2021, 16:14 WIB
Jika diadopsi, proposal akan mencapai US$1.400 hingga US$600 dalam pembayaran langsung kepada individu yang baru-baru ini disetujui oleh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya