Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Persatuan Internasional untuk Cendekiawan Muslim (IUMS), Ali Qaradaghi, telah mengecam keputusan Majelis Ulama Senior Arab Saudi baru-baru ini yang menunjuk Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris. Kebijakan ulama Saudi itu dianggapnya tak memperoleh pujian dunia Arab dan Muslim tapi disambut Zionis Israel.
Majelis Ulama Senior Saudi mengeluarkan pernyataan yang menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris. Para ulama kerajaan itu juga menuduh gerakan tersebut sebagai faktor destabilisasi di wilayah tersebut.
"Pernyataan majelis ulama Saudi tidak mendapat pujian di dunia Arab dan Muslim," kata Qaradaghi di Twitter seperti dikutip dari Anadolu Agency, awal pekan ini. "Pernyataan itu hanya disambut oleh Zionis, perampas tanah Arab dan Islam, Yerusalem, dan Masjid Al-Aqsa."
Ikhwanul Muslimin mengecam keputusan Saudi tersebut. Mereka mengatakan pihaknya selalu menjadi korban kekerasan dan rezim diktator.
Setelah itu, Israel mengeluarkan pernyataan menyambut baik keputusan Saudi yang memasukkan Ikhwan ke daftar hitam.
Israel melihat pernyataan Saudi itu bermanfaat sebagai tindakan tegasnya terhadap kelompok perlawanan Palestina, Hamas, yang mengadopsi pemikiran Ikhwanul Muslimin.
Mengutip dari Middle East Eye, aktivis Ikhwanul Muslimin terkemuka, Tawakkol Korman, melontarkan hinaan dan sarkasme kepada majelis ulama itu. Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tersebut menuduh kerajaan dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman menekan kebebasan.
Karman menulis tweet pada 10 November, "Kepada majelis senior munafik untuk Bin Salman dan penyemir sepatunya, anggota Ikhwanul Muslimin di Arab Saudi sedang berjuang demi kebebasan dan rezim bin Salman menekan kebebasan dari semua sisi, baik Ikhwanul Muslimin maupun lainnya."
Menurutnya, penjara Bin Salman kini penuh dengan orang-orang yang mengatakan, "Tidak," dan mereka yang diharapkan mengatakan, "Tidak." Arab Saudi, lanjutnya, merupakan ibu dan bapak terorisme.
Seorang peneliti pro-Ikhwan di Qatar Foundation di Doha, Mohamed al-Mukhtar al-Shanqeeti, menyebut fatwa majelis tentang Ikhwan hanyalah 'petasan' media. (OL-14)
Departemen Luar Negeri AS mewajibkan diplomat non-darurat meninggalkan Arab Saudi menyusul serangan drone. Inggris turut siapkan penerbangan evakuasi dari Dubai.
Iran bantah serang Kedubes AS di Riyadh. Pangeran Turki al-Faisal sebut konflik Iran-Israel sebagai pengalihan isu atas tindakan kriminal Israel di Palestina.
Mereka juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencegah wilayah Irak digunakan sebagai titik awal serangan terhadap negara-negara tetangga.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines.
Konflik Timur Tengah eskalasi! AS dan Israel luncurkan serangan udara ke Iran saat Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi gantikan ayahnya.
Alarm dan sirene berbunyi hampir tanpa henti di Haifa dan komunitas di bagian utara Israel.
Aoun juga menyerukan dukungan logistik internasional untuk tentara Libanon.
Embargo minyak oleh negara-negara Arab anggota kartel minyak OPEC terhadap negara-negara yang mendukung Israel dalam perang Oktober 1973 menyebabkan harga minyak melonjak drastis.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksiĀ empat kali lipat.
Iran mengklaim telah menghancurkan tangki bahan bakar dan gas pangkalan tersebut, landasan helikopter AS, fasilitas logistik dan pendukung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved