Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN pemerintah Amerika Serikat (AS) di PBB, Senin (9/11), harus menjawab serangkaian kritik terkait kekerasan yang dilakukan polisi, ketegangan antarras, dan perlakuan tehadap imigran yang terjadi di 'Negeri Paman Sam' itu.
Sekitar perwakilan 120 negara ambil bagian dalam debat publik yang digelar secara virtual itu untuk membahas catatan HAM AS yang berujung pada daftar panjang rekomendasi bagi Washington.
Sejumlah pejabat AS angkat bicara untuk membela catatan HAM negara itu.
"Komitmen kami pada HAM berasal dari komitmen politik dan moral yang kuat sehingga berujung pada akuntabilitas dan transparansi," tegas Duta Besar AS untuk PBB Andrew Bremberg yang memimpin delegasi AS dalam debat publik itu.
Baca juga: Trump Pecat Menteri Pertahanan Mark Esper
Dalam debat publik bertajuk Universal Periodic Review--yang harus dijalani masing-masing dari 193 negara anggota PBB setiap empat atau lima tahun--hal yang paling menjadi sorotan adalah kekerasan polisi terhadap warga Afrika Amerika dan kelompok minoritas lainnya serta tanggapan polisi terhadap para demonstran.
Washington juga dikritik terkait kebijakan pemerintahan Donald Trump dalam menghadapi imigran, terutama pemisahan ribuan anak-anak dari orangtua mereka di perbatasan.
Dalam debat publik itu juga muncul seruan agar AS membatalkan keputusan mereka pada 2018 untuk mundur dari Dewan HAM PBB, menghentikan sanksi terhadap Pengadilan Kriminal Internasional, dan bekerja sama untuk menghapuskan hukuman mati.
Hanya ada sedikit yang menyinggung mengenai Pilpres AS yang digelar pekan lalu. Namun, sejumlah negara, termasuk Jerman, Yunani, dan Rusia, meminta Washington memastikan hak warga negara untuk memilih terjamin.
Pengamat menyebut hasil debat publik itu bisa mengirimkan pesan penting bagi AS.
"Pesannya sangat jelas," ujar Kepala divisi HAM Serikat Kebebasan Sipil Amerika Jamil Dakwar.
"Pemerintahan Biden harus memprioritaskan menjalankan kembali aturan HAM internasional serta segera menghapus kebijakan-kebijakan Presiden Trump yang tidak sesuai dengan HAM," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Indonesia resmi memimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa. Simak agenda strategis RI, mulai dari hak pangan anak hingga isu Palestina dan Ukraina.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Lebih dari 80 negara PBB mengecam rencana Israel memperluas kendali di Tepi Barat dan mengklaim tanah Palestina sebagai properti negara.
Vatikan resmi menolak bergabung dalam Board of Peace bentukan Donald Trump dan memilih mendukung PBB sebagai pengelola utama krisis diplomatik internasional.
Menlu Sugiono bertemu Sekjen PBB António Guterres di New York, bahas Palestina, Board of Peace, dan partisipasi Presiden Prabowo Subianto.
Rancangan Perpres pelibatan TNI dalam terorisme inkonstitusional dan berisiko langgar HAM.
KAPOLDA Banten Irjen Hengki mengatakan implementasi KUHP baru dan KUHAP baru yang mulai berlaku sejak 2 Januari 2026 membawa pergeseran besar dalam sistem peradilan Indonesia.
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Pengadilan Cili menelaah pengaduan kejahatan perang terhadap mantan penembak jitu Israel, Rom Kovtun, atas dugaan pelanggaran HAM saat bertugas di Gaza.
Ponsel aktivis Boniface Mwangi diretas polisi Kenya menggunakan teknologi Cellebrite asal Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved