Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Stafsus Menteri HAM Suntik Semangat Petugas SPPG: Bikin Anak Indonesia Tersenyum

Cahya Mulyana
19/2/2026 03:26
Stafsus Menteri HAM Suntik Semangat Petugas SPPG: Bikin Anak Indonesia Tersenyum
Foto : Kunjungan Kementerian Hak Asasi Manusia dalam rangka pemantauan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken, Tabanan, Bali.(dok.istimewa)

STAF Khusus Menteri Hak Asasi Manusia beserta jajaran Kementerian Hak Asasi Manusia wilayah kerja Provinsi Bali melaksanakan pemantauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dauh Peken 5, Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memastikan kesiapan sarana pendukung Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari pemenuhan hak atas pangan bergizi, khususnya bagi anak-anak, sesuai prinsip penghormatan, pemajuan, penegakan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia.

Pada kesempatan ini petugas SPPG juga mendapat suntikan semangat agar menjalankan tugas pelayanan dengan baik, disiplin dan penuh tanggung jawab. Staf Khusus Menteri HAM Bidang Transformasi Digital dan Komunikasi Media, Thomas Harming Suwarta, menyampaikan bahwa kehadiran Kementerian HAM di tengah masyarakat untuk memastikan nilai-nilai HAM terimplementasi secara nyata di lapangan serta ikut mendorong penyelenggaraan tugas di SPPG berjalan maksimal.

“Kami ingin memastikan sekali lagi bahwa Pemenuhan hak atas pangan bergizi merupakan hak dasar setiap anak. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu bentuk upaya negara dalam menjamin hak tersebut, sehingga perlu didukung oleh sarana dan fasilitas yang layak serta memenuhi standar, dan tentu saja para petugas SPPG menyadari betapa mulia tugas mereka karena mempersiapkan anak Indonesia yang kenyang, sehat dan pintar. Seperti selalu disampaikan Bapa Presiden beliau ingin anak Indonesia tersenyum,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/2).

Ia menegaskan strategisnya peran SPPG sebagai garda terdepan memastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi  bukan tugas yang mudah karena itu perlu dilakukan dengan motivasi yang tinggi serta disiplin di setiap lini.

“Kejadian yang terjadi di beberapa tempat harus menjadi cambuk agar setiap petugas SPPG menyadari betul betapa tugas mereka sangat strategis dan mulia karena itu perlu didukung oleh motivasi yang tinggi, pola kerja yang disiplin dan penuh rasa tanggung jawab. Sama halnya dengan teman-teman mitra yang mengelola dapur-dapur ini. Berhasilnya program ini sangat tergantung dari kinerja SPPG di lapangan,” sambungnya.

Dalam rangka memastikan kualitas pelayanan prima di setiap SPPG lanjut Thomas, perlu pengawasan yang berlapis mulai dari pengadaan bahan baku, saat barang masuk ke dapur, proses persiapan, saat memasak, penyiapan, pengantaran, hingga saat makanan tiba di sekolah.

“Kami optimis dengan kejadian yang belakangan ini terjadi, maka upaya perbaikan kualitas pelayanan dapur semakin digalakkan. Ke depan pelayanan di SPPG ini harus terus menjadi perhatian serius sehingga tujuan dan sasaran program MBG ini bisa berhasil tercapai dengan baik,” sambungnya.

Thomas mengaku mendapat banyak cerita positif dari pengelola SPPG terkait hadirnya program MBG ini untuk anak-anak sekolah mulai dari makin meningkatnya kehadiran anak di sekolah, peserta didik menjadi lebih fokus, nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang dirasakan serta dampak turunan lain terkait penyerapan tenaga kerja untuk masyarakat sekitar dapur.

“Penyerapan tenaga kerja itu sangat nyata karena di luar pegawai BGN ada tenaga yang direkrut dari masyarakat sekitar SPPG. Contoh SPPG yang kami kunjungi ini sekitar 47 orang adalah warga sekitar dengan upah harian 120-125 ribu per hari,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Dauh Peken 5, Rafi Afrizal, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kementerian HAM dalam rangka pemantauan dan penguatan kualitas layanan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan pengawasan terhadap kesiapan sarana pendukung Program Makan Bergizi Gratis di SPPG agar pelayanan kami lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menteri HAM beserta jajaran melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi dapur, kelayakan fasilitas, tata letak ruang, serta kebersihan lingkungan SPPG sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan sarana pendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemantauan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pelaksana di daerah dalam mendukung pemenuhan hak atas pangan bergizi sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan hak asasi manusia. (Cah/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya