Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK meluncurkan satelit pertamanya ke Mars, Kamis (23/7). Misi ambisius itu merupakan upaya berani Beijing dalam perlombaan anatariksa dengan AS.
Tianwen-1 diluncurkan dengan roket pembawa Long March-5 dari lokasi peluncuran di Pulau Hainan. Ini menandai penerbangan kedua ke Mars minggu ini, setelah satelit Uni Emirat Arab meluncur dengan roket dari Jepang pada hari Senin lalu. Sementara AS berencana untuk meluncurkan Perseverance, penjelajah Mars paling canggih yang pernah ada, dari Cape Canaveral, Florida, minggu depan.
Pesawat ruang angkasa Tiongkok itu akan memakan waktu 7 bulan untuk mencapai Mars, seperti yang lainnya. Jika semuanya berjalan lancar, Tianwen-1 atau "pencarian kebenaran surgawi," akan mencari air bawah tanah, serta bukti kemungkinan kehidupan purba di planet merah itu.
Peluncuran ini bukan upaya pertama untuk Tiongkok ke Mars. Pada 2011, satelit Tiongkok yang menyertai misi Rusia hilang ketika pesawat ruang angkasa gagal keluar dari orbit Bumi setelah diluncurkan dari Kazakhstan, yang akhirnya terbakar di atmosfer. Namun, kali ini, Tiongkok akan melakukannya sendiri.
Baca juga : Pegawai Pemerintahan AS Larang Pegawai Gunakan TikTok
Program luar angkasa rahasia Tiongkok telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Yang Liwei menjadi astronot Tiongkok pertama pada tahun 2003, dan tahun lalu, Chang'e-4 menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat di sisi terjauh bulan.
Menaklukan Mars akan menempatkan Tiongkok dalam grup elit. Seorang ahli program kedirgantaraan Cina di Heritage Foundation di Washington Dean Cheng mengatakan mendarat di Mars terkenal sulit. Hanya AS yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa di tanah Mars dan melakukannya 8 kali sejak 1976.
"Ada banyak prestise yang mengendarai ini (menaklukan Mars)," kata Cheng.
NASA, InSight and Curiosity rover, masih beroperasi hingga hari ini. 6 pesawat ruang angkasa lainnya sedang menjelajahi Mars dari orbit diataranya 3 Amerika, 2 Eropa dan 1 dari India.
Tiongkok kini bergabung dengan AS, Rusia, dan Eropa dalam menciptakan sistem navigasi global berbasis satelit. Para ahli mengatakan hal itu tidak untuk mengambil alih pimpinan AS dalam eksplorasi ruang angkasa. Sebaliknya, Tiongkok berada dalam perlombaan yang lambat dengan Jepang dan India untuk menjadikan dirinya sebagai kekuatan ruang angkasa Asia.(AFP/OL-2)
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Mars sejak lama dijuluki Planet Merah. Julukan ini sudah dikenal sejak zaman kuno, ketika berbagai peradaban mengamati langit malam dan melihat Mars bersinar dengan warna kemerahan.
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Eksplorasi Mars terancam kontaminasi mikroorganisme Bumi. Ilmuwan menemukan bakteri dan organisme tangguh yang mampu bertahan di luar angkasa.
Mars tidak hanya berbeda dengan Bumi dari segi warna dan jaraknya saja, tetapi juga dari cara waktunya berjalan
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA baru saja mencatat tonggak sejarah dengan menangkap 100.000 foto permukaan Mars melalui kamera canggih HiRISE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved