Minggu 19 Juli 2020, 02:05 WIB

Bos Ojek Online Dimutilasi Mantan Asistennya

Antara | Internasional
Bos Ojek Online Dimutilasi Mantan Asistennya

Ilustrasi
Ilustrasi

 

CEO aplikasi Gokada, Fahim Saleh, tewas dibunuh mantan asistennya, Tyrese Devon Haspil, 21. Fahim dibunuh di kondominiumnya di New York City, New York, Amerika Serikat.

Polisi menyebut pelaku mencoba membuat pembunuhan seolah dilakukan oleh seorang profesional untuk mengecoh polisi. "Devon Haspil adalah asisten eksekutif Fahim Saleh dan menangani keuangan serta masalah pribadinya. Diduga Haspil memiliki bantak utang kepada korban," kata kepala detektif, Rodney K Harrison, dikutip dari New York Times, Sabtu (18/7).

Haspil dipecat Fahim karena kedapatan mencuri sekitar US$90 ribu uang milik korban. Seorang teman Fahim mengatakan petinggi Gokada, aplikasi penyedia layanan ojek online yang populer di Nigeria, tersebut adalah sosok yang sangat dermawan dan tidak melaporkan pencurian yang dilakukan Haspil,. Bahkan dia menawari Haspil bantuan mencari jalan keluar dari lilitan utang.

Haspil, seorang penduduk asli Long Island yang baru-baru ini kuliah di Hofstra University, ditangkap Jumat (17/7) pagi di lobi sebuah gedung di 172 Crosby Street di SoHo, tempat ia tinggal di sebuah apartemen dengan seorang teman wanita.

Fahim ditemukan tewas pada Selasa (14/7) oleh sepupunya yang khawatir dia tak mendengar kabar kerabatnya itu seharian. Sang sepupu pun mendatangi kondominium seharga 2,25 juta dolar AS milik Fahim di gedung mewah di Jalan East Houston, Lower East Side tersebut.

Jasad Fahim dimutilasi dan ditaruh di dalam plastik. Ditemukan juga gergaji listik dan peralatan pembersih dicolokkan ke listrik di dekat lokasi.

Kamera pengawas merekam Fahim terakhir terlihat di elevator gedung apartemen bersama seorang laki-laki yang memakai setelan gelap, masker, dan sarung tangan. Potongan video tersebut juga memuat laki-laki itu mengikuti Fahim ke lantai tujuh, tempat kondominium korban.
 
Fahim, keturunan Bangladesh yang lahir di Arab Saudi, dibesarkan di New York. Dia mendirikan perusahaan transportasi Pathao pada 2015, kemudian pada 2018 mendirikan Gokada. (R-1)

 

Baca Juga

AFP

Kasus Covid-19 di Meksiko Memburuk

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 02 Desember 2020, 01:25 WIB
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) menyebut tren peningkatan kasus positif dan kematian akibat covid-19 di Meksiko dalam kondisi yang sangat...
Ist

Crown Group Bangun Proyek Airport Rail Link di Victoria

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:45 WIB
Mayoritas warga Victoria bisa mengakses bandara dengan menggunakan kereta secepat...
Medcom.id

Ahli: 99,5 Persen Virus Korona yang Menyebar Bukan dari Wuhan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 23:35 WIB
Virus yang sedang menjangkit di seluruh dunia disebut virus jenis G, yang mengubah gennya dan kini sangat mungkin lebih menular dari jenis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya