Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan bahwa rencana Israel untuk mencaplok wilayah Tepi Barat adalah eskalasi berbahaya yang mengancam proses perdamaian Israel-Palestina.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membahas respons terhadap ancaman Israel pada Rabu (10/6).
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel bermaksud untuk memperluas kedaulatannya atas permukiman Yahudi di Tepi Barat Palestina, yang telah diduduki oleh Israel sejak 1967.
"Rencana tersebut adalah eskalasi berbahaya yang mengancam peluang untuk melanjutkan proses perdamaian untuk mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan itu," kata Pangeran Faisal, seperti dikutip dari Arab News.
Arab Saudi, tambahnya, mengutuk dan menolak rencana Netanyahu dan berkomitmen untuk perdamaian sebagai opsi strategis.
Baca juga: PBB Sesalkan Korut Putus Jalur Komunikasi dengan Korsel
Ia pun menambahkan bahwa rencana aneksasi adalah tantangan terang-terangan terhadap norma, hukum, perjanjian, konvensi, dan resolusi internasional serta tidak mempertimbangkan hak-hak rakyat Palestina.
Dalam sebuah pernyataan, OKI mengatakan bahwa ancaman aneksasi tersebut sama dengan deklarasi resmi oleh Israel tentang pencabutan semua perjanjian yang ditandatangani dan eskalasi serius kebijakan dan tindakan kolonialnya. (Arab News/OL-14)
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines.
Jemaah yang bisa masuk ke kawasan Timur Tengah dikhawatirkan tidak bisa keluar dari wilayah tersebut sampai waktu yang telah ditentukan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan bahwa calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji.
Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk dengan sekeras-kerasnya serangan terhadap kedutaan besar AS di negara itu.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh dilaporkan menjadi sasaran serangan drone pada Selasa (3/3). Insiden tersebut diumumkan Kementerian Pertahanan Arab Saudi.
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
Seiring berlanjutnya perang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa perbedaan antara hak prerogatif Israel dan Amerika.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Terdapat laporan mengenai korban jiwa di berbagai sektor di banyak daerah tersebut, termasuk warga sipil. Sejauh ini, dua puluh sekolah telah terkena dampaknya.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved