Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Hong Kong menangkap lebih dari 200 orang selama protes prodemokrasi.
Berdasarkan laporan media pada Senin (11/5), aksi demonstrasi berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan. Massa tumpah ke jalanan kota yang dikuasai Tiongkok.
Ratusan polisi anti huru-hara dikerahkan untuk membubarkan massa pada Minggu waktu setempat. Sejumlah wartawan bahkan terjebak dalam kekacauan yang membangkitkan ingatan tentang kerusuhan besar. Situasi yang mengguncang pusat keuangan global pada tahun lalu.
Baca juga: Sejumlah Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Ditangkap
Beberapa media, mengutip sumber, melaporkan lebih dari 200 orang ditangkap. Polisi berdalih tidak bisa mengonfirmasi angka tersebut. Otoritas rumah sakit menyatakan 18 orang masuk dalam ruang perawatan.
Gambar yang dipancarkan langsung dari distrik kelas pekerja di Mong Kok menunjukkan polisi anti huru-hara mengusir wartawan. Serta, menembakkan semprotan merica di tengah kekacauan.
Rekaman memperlihatkan pengunjuk rasa dihempaskan pasukan keamanan, pertikaian dan orang-orang berlumuran berdarah. Petugas kepolisian diketahui melakukan operasi pencarian terhadap anggota masyarakat dan media.
Baca juga: Pusat Kebugaran, Bar dan Bioskop di Hong Kong Kembali Beroperasi
Asosiasi Jurnalis Hong Kong (HKJA) mengatakan beberapa anggota pers dilarang melakukan rekaman atau peliputan. "Beberapa wartawan yang disemprot merica tidak diizinkan untuk mendapatkan perawatan segera. Mereka diminta untuk berhenti mengambil gambar," tukas Ketua HKJA, Chris Yeung.
Akan tetapi, pihak kepolisian enggan menanggapi laporan tersebut. Polisi dengan pakaian anti huru-hara menilai demonstran telah melakukan pertemuan ilegal. Berikut melanggar aturan pencegahan covid-19, yang tidak mengizinkan pertemuan lebih dari delapan orang.
Anggota parlemen dari Partai Demokrat. Roy Kwong, ditangkap. Polisi menuduh Kwong melakukan kekacauan di tempat umum. Rekaman video menunjukkan Kwong didorong ke tanah dan dikepung petugas. Dia dibawa ke rumah sakit setelah merasa tidak sehat.(Malaymail/OL-11)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved