Senin 04 Mei 2020, 12:18 WIB

Peretas Iran dan Rusia Serang Situs Pakar Vaksin Inggris

Deri Dahuri | Internasional
Peretas Iran dan Rusia Serang Situs Pakar Vaksin Inggris

AFP/ATTA KENARE
Dua warga Iran memakai masker berpose di depan lukisan bendera Iran di Teheran (13/4)

 

PARA peretas dari Iran dan Rusia menyerang situs dan email milik  institusi dan individu  di Inggris yang saat ini bekerja memproduksi vaksin dan alat uji untuk mengatasi virus korona baru atau Covid-19. Media Inggris  Daily Mail melaporkan berita tersebu pada Minggu (3/5).

Para peretas yang terkait dengan Iran dan Rusia dikatakan telah menargetkan emial dan data milik para ilmuwan dan dokter dari universitas-universitas di Inggris yang sedang mengembang vaksin anti-Covid-19.

Para pejabat dari Pusat Keamanan Siber ‚Äč‚ÄčNasional Inggris menyebut serangan sebagai tindakan yang ‘benar-benar tercela’.  Demikian laporan Daily Mail. Namun sejauh ini, tidak ada aksi peretasan dari hacker Iran dan Rusia yang berhasil.

Pada bulan lalu, kantor berita Reuters juga melaporkan bahwa peretas yang terkait dengan Iran berusaha masuk ke akun email pribadi staf dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama wabah virus korona.

Baca jugaBrasil Catat 275 Kematian, Kasus Covid-19 Naik Menjadi 7.025

Para peretas berusaha mencuri kata sandi dari staf WHO dengan mengirimkan email palsu yang dirancang untuk meniru layanan web Google ke akun email pribadi mereka, teknik peretasan umum yang dikenal sebagai "phishing."

Di sisi lain, korban tewas akibat Covid-19 di Iran naik 47 selama 24 jam terakhir menjadi 6.203 orang. Hal tersebut disampaikan juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, pada Minggu (3/5).

Sejauh ini, Iran, salah satu negara Timur Tengah yang paling terpukul oleh wabah itu, memiliki total 97.424 kasus virus korona..

Sementara itu, Rusia melaporkan terecatat lebih dari 10.600 orang yang terinfeksi virus korona baru pada  Minggu (3/5).  Penambahan kasus Covid-19 menandai peningkatan rekor  baru dalam satu hari. (Daily Mail/Alarabiya/OL-09)

Baca Juga

 Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA / AFP

Australia Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19, Pfizer-BioNTech

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 15:31 WIB
Regulator kesehatan Australia merupakan salah satu yang pertama di dunia dalam menyelesaikan persetujuan secara komprehensif untuk vaksin...
AFP

Ribuan Warga Brasil Demo Minta Presiden Dimakzulkan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 25 Januari 2021, 14:46 WIB
RIBUAN warga Brasil turun ke jalan dengan mobil mereka untuk menuntut pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro atas penanganan pandemi covid-19...
Dok. Istimewa

ASN Kemenkum dan HAM Kalbar Diingatkan untuk Jaga Integritas

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 13:16 WIB
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar, serta pada UPT...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya