Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
LAPORAN investigasi terbaru yang dirilis oleh The New York Times (NYT) mengungkap bukti visual mengenai serangan rudal jelajah Tomahawk milik Amerika Serikat (AS) di wilayah Iran selatan. Video tersebut menunjukkan hantaman rudal di pangkalan angkatan laut yang berlokasi sangat dekat dengan sekolah dasar di kota Minab.
Tragedi Kemanusiaan: Serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026 ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 175 orang. Mayoritas korban ialah anak-anak siswa sekolah dasar.
Analisis mendalam yang dilakukan oleh The New York Times berdasarkan citra satelit, unggahan media sosial, dan video terverifikasi menunjukkan bahwa bangunan Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh mengalami kerusakan parah. Kerusakan tersebut terjadi akibat serangan presisi yang berlangsung hampir bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan angkatan laut milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di dekatnya.
Dalam rekaman tersebut, rudal terlihat menghantam bangunan yang disebut sebagai klinik medis di dalam pangkalan militer. Namun, saat sudut pandang kamera bergeser ke area sekitar, awan debu dan asap tebal sudah terlihat membubung dari lokasi sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas pendidikan tersebut kemungkinan terkena dampak serangan sesaat sebelum rudal menghantam fasilitas angkatan laut.
Sebagai catatan teknis, militer Amerika Serikat merupakan satu-satunya pihak dalam konflik ini yang diketahui secara aktif menggunakan rudal jelajah Tomahawk, senjata berpemandu jarak jauh dengan jangkauan mencapai 1.609 kilometer.
Ketika dikonfirmasi oleh awak media mengenai keterlibatan AS dalam pengeboman sekolah tersebut, Presiden Donald Trump membantah bertanggung jawab. "Tidak. Menurut pendapat saya, itu dilakukan oleh Iran," ujar Trump seraya menambahkan argumen bahwa amunisi milik Iran memiliki tingkat akurasi yang rendah.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan bahwa Pentagon saat ini sedang meninjau insiden tersebut secara internal. Di sisi lain, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, memberikan keterangan yang sedikit berbeda dengan mengonfirmasi aktivitas militer AS di wilayah tersebut.
"Senjata pertama yang diluncurkan dari laut ialah rudal Tomahawk yang ditembakkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat," kata Caine dalam pengarahan di Pentagon sebagaimana dikutip dari investigasi NYT.
Temuan investigasi media arus utama ini juga sejalan dengan analisis terpisah dari kelompok investigasi sumber terbuka, Bellingcat. Mereka berhasil mengidentifikasi serangan rudal Tomahawk terhadap fasilitas IRGC dan melaporkan ada kepulan asap dari area sekolah sesaat sebelum dampak rudal terekam kamera.
| Detail Insiden | Informasi |
|---|---|
| Lokasi | Minab, Iran Selatan |
| Fasilitas Terdampak | SD Shajareh Tayyebeh & Pangkalan IRGC |
| Estimasi Korban | 175 Jiwa (Mayoritas Anak-anak) |
| Jenis Senjata | Rudal Jelajah Tomahawk |
Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyebut pembunuhan terhadap para siswa tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap perlindungan fasilitas pendidikan menurut hukum humaniter internasional. UNESCO mendesak agar penyelidikan menyeluruh segera dilakukan untuk menentukan pihak yang paling bertanggung jawab atas tragedi ini. (Ant/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved