Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengaku masih terus berkomunikasi dengan perwakilan RI di Beijing untuk mengetahui kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan.
Menlu Retno mengatakan persediaan bahan makanan untuk para WNI di Wuhan saat ini semakin menipis.
Menurut data terbaru yang disampaikan Menlu Retno, saat ini, terdapat 100 WNI di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Sementara untuk total di Provinsi Hubei, jumlah WNI mencapai 243.
"Saya memperoleh informasi bahwa ketersediaan makanan, bahan-bahan kebutuhan sehari-hari, ketersediaannya hanya 3-5 hari. Ini yang kita segerakan untuk kita pasok," ucap Retno di kantor Kemenlu, Jakarta, Selasa (28/1).
Menlu Retno mengatakan bahan makanan yang menipis berpotensi memicu kekhawatiran. Karenanya, Duta Besar RI di Beijing sudah berkoordinasi dengan otoritas setempat agar pasokan logistik dapat cepat masuk ke Wuhan.
Baca juga: WHO Selidiki Penularan Virus Korona di Masa Inkubasi
Koordinasi diperlukan karena posisi Kota Wuhan yang dikunci rapat Pemerintah Tiongkok.
"Semua gerakan kita harus dikoordinasikan dengan otoritas Tiongkok, termasuk dalam pengiriman logistik," tuturnya.
Meski demikian, masih ada beberapa toko yang buka. Pemerintah Indonesia mencoba membantu untuk memasok logistik karena harga bahan yang ada di kota tersebut pun melonjak tajam.
Dari 100 WNI di Wuhan, 84 orang diketahui sebagai mahasiswa yang belajar di kota itu, sementara 16 orang lainnya hanya berkunjung untuk beragam urusan.
"Pemerintah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap kesehatan dan keselamatan WNI kita di Tiongkok, terutama yang ada di titik yang kini sedang dikarantina," tegasnya.
Virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV), pertama kali terungkap di Kota Wiuhan. Virus korona jenis terbaru ini telah menewaskan 106 orang dan menginfeksi lebih dari 4.000 orang.
Pemerintah Tiongkok melakukan upaya pencegahan dengan mengunci beberapa kota yang memiliki korban terinfeksi paling banyak, salah satunya Wuhan. (OL-1)
ISU viral mengenai seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diketahui bergabung menjadi tentara aktif Amerika Serikat memunculkan pertanyaan serius soal hukum kewarganegaraan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
INDONESIA memeroleh kepercayaan dari komunitas internasional untuk memainkan peran sentral dalam isu hak asasi manusia global.
PEMERINTAH Indonesia tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menanggapi operasi militer yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kemenlu RI menegaskan bahwa perwakilan Indonesia di Australia terus memantau situasi.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved