Selasa 28 Januari 2020, 09:45 WIB

WHO Selidiki Penularan Virus Korona di Masa Inkubasi

Basuki Eka Purnama | Internasional
WHO Selidiki Penularan Virus Korona di Masa Inkubasi

AFP/NICOLAS ASFOURI
Warga mengenakan masker saat beraktivitas di luar stasiun kereta api di Beijing, Tiongkok

 

BADAN Kesehatan Dunia (WHO), Senin (27/1), mengatakan belum bisa dipastikan apakah virus korona yang mewabah di Tiongkok dan sejumlah negara lainnya sudah menular di periode inkubasi atau sebelum gejalanya muncul.

Virus yang menyebabkan infeksi pernafasan mirip pneumonia itu, dalam tempo beberapa pekan, telah menewaskan lebih dari 80 orang dan menginfeksi sekitar 2.740 orang di Tiongkok dengan sejumlah kasus juga diidentifikasi di sejumlah negara lainnya.

Dalam laporan terbaru mengenai virus yang diberi nama 2019nCoV itu, WHO mengatakan perkiraan awal menyebut periode inkubasi virus itu adalah antara dua dan 10 hari.

Baca juga: WNI belum Dilarang Pergi ke Tiongkok

"Mengetahui waktu yang dibutuhkan pasien terinfeksi untuk mentransmisikan virus itu ke orang lain sangat penting untuk mengendalikan penyakit itu," ujar WHO.

Meski begitu, WHO menolak mengonfirmasi pernyataan pemerintah Tiongkok bahwa mereka yang terinfeksi bisa menularkan penyakit itu bahkan sebelum mereka menunjukkan gejala apa pun. (AFP/OL-1)

Baca Juga

MI/RommyPujianto

Tokoh Katolik Indonesia Kecam Pernyataan Presiden Macron

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 23:39 WIB
Menurutnya, pernyataan kontroversial tersebut mengganggu langkah umat Islam dan Kristen yang sedang membangun persaudaraan dan...
AFP/Karen Minasyan

Armenia-Azerbaijan Sepakat Redakan Konflik Nagorno-Karabakh

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 20:46 WIB
Kesepakatan tersebut dicapai selama pembicaraan di Jenewa antara menteri luar negeri kedua negara dan utusan dari Prancis, Rusia dan...
Antara/Hendra Nurdiyansyah

Jokowi Dinilai Bisa Bujuk Macron Minta Maaf ke Umat Islam

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 19:01 WIB
Jokowi, katanya, dalam konteks pertemanan dapat menyarankan agar Macron menarik pernyataannya dan meminta maaf kepada umat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya