Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak menghiraukan para kritikus yang marah karena dia tidak menginformasikan kongres mengenai serangan yang menewaskan petinggi militer Iran. Trump bahkan mengatakan tidak perlu meminta izin Kongres AS.
Ketua DPR Nancy Pelosi memimpin kecaman terhadap keputusan Trump untuk mengotorisasi serangan pesawat tak berawak terhadap pemimpin pasukan Garda Revolusi Iran, Qasem Soleimani di Baghdad, Irak. Ini adalah sebuah operasi yang Trump secara resmi baru memberi tahu Kongres pada Sabtu, atau hampir 48 jam setelah serangan dilakukan.
Dua anggota parlemen Partai Demokrat mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka akan memperkenalkan resolusi baru di depan Dewan Perwakilan Rakyat yang mereka katakan akan mencegah Trump memimpin Amerika Serikat secara sepihak dalam perang melawan Iran.
Namun Trump menantang kecaman tersebut. Menurutnya permintaannya untuk mendapatkan persetujuan Kongres dalam tindakan militer di masa depan tidak diperlukan. Dalam cuitannya di Twitter Trump menegaskan bahwa dia akan mengumumkan keputusan menyerang Iran melalui platform sosial media itu.
"Posting Media ini akan berfungsi sebagai pemberitahuan kepada Kongres Amerika Serikat bahwa jika Iran menyerang setiap orang atau target AS, Amerika Serikat akan dengan cepat dan sepenuhnya menyerang balik, dan mungkin dengan cara yang tidak proporsional," tulis Trump di Twitternya, seperti dikutip AFP, Senin (6/1) waktu setempat. (A-1)
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Perseteruan memanas, pemerintahan Trump resmi menggugat Harvard atas dugaan penghambatan investigasi hak sipil terkait proses penerimaan mahasiswa.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) terancam tutup akibat kegagalan negosiasi imigrasi. Simak poin-poin tuntutan Demokrat dan sikap keras Gedung Putih.
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved