Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku tak mengkhawatirkan ancaman ‘hadiah Natal’ yang akan dikeluarkan Korea Utara (Korut).
Ia justru bergurau bahwa ‘hadiah Natal’ yang dimaksud, mungkin pemimpin Korea Utara Kim Jong Un hanya ingin mengiriminya vas bunga, dan bukan uji coba rudal balistik.
"Tidak apa-apa. Kita akan mencari tahu apa kejutannya dan kita akan mengatasinya dengan sangat sukses. Mari kita lihat apa yang terjadi,” ujar Trump dalam telekonferensi dengan pasukan AS di luar negeri pada Malam Natal, Selasa (24/12) waktu setempat.
“Mungkin ini hadiah yang bagus. Mungkin ini hadiah di mana ia mengirimi saya vas yang indah sebagai lawan dari tes rudal. Saya mungkin mendapat vas bunga. Saya mungkin mendapatkan hadiah yang bagus darinya (Kim Jong Un)," kelakar Trump di resor pribadinya di Mar-a-Lago, Florida, AS.
Namun kontras dengan kelakar Trump, beberapa ahli justru mengkhawatirkan ancaman ‘hadiah Natal’ yang dimaksudkan Korut ialah tes rudal balistik sesungguhnya.
Baca juga : Paus Fransiskus Pimpin Misa Malam Natal di Vatikan
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Senior Pusat Kepentingan Nasional yang berbasis di Washington D.C., Harry Kazianis, yang menyebut bahwa AS perlu berhenti berharap Korut hanya akan ‘menyerah’ begitu saja.
"Saya harap saya salah. Saya pikir Korea Utara akan menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM)," ungkap Kazianis kepada CNBC pekan lalu.
Ia menilai Korut akan kembali melancarkan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) seperti 2017 lalu, dengan jangkauan 10.000 km yang mampu menjangkau wilayah AS dalam sekejap.
“Saya pikir Korea Utara sangat jelas bahwa mereka akan melakukan ini. Ini adalah ancaman yang harus kita tangani dengan serius," tambahnya.
Sementara itu, Profesor Ilmu Politik Massachusetts Institute of Technology (MIT), Vipin Narang, mengatakan, Kim Jong Un telah mencoba mengirimkan pesan retorik kepada Trump dengan menguji sejumlah besar rudal jarak pendek sepanjang musim panas maupun musim gugur.
Baca juga : Abu Sayyaf Telah Menculik 39 WNI Sejak tahun 2000
Menurutnya, pesan yang ditunjukkan Kim pada Trump tersebut sangat jelas dan lantang.
“Ini adalah kampanye tekanan maksimum Kim Jong Un pada Presiden Trump,” tuturnya.
Sebelumnya pada awal Desember, Korea Utara mengancam akan memberikan ‘hadiah Natal’ jika AS pada batas akhir tahun nanti tidak datang dengan tawaran konsesi baru bagi perundingan nuklir AS-Korut yang mandek.
Tidak jelas apa yang dimaksud dengan ‘batas’, namun dalam pidatonya April lalu, Kim mengatakan akan menunggu sampai akhir tahun ini agar pemerintahan Trump mengubah pendekatannya terhadap perundingan denuklirisasi dengan Pyongyang. (CNBS/CBS/OL-7)
Pangeran MBS dikabarkan mendesak Donald Trump untuk terus menggempur Iran demi stabilitas Teluk dan ekonomi. Simak analisis lengkap persaingan Riyadh vs Teheran.
Arab Saudi izinkan AS gunakan pangkalan King Fahd untuk serang Iran. Simak kronologi pergeseran sikap Riyadh dan tawaran damai Pakistan di sini.
IHSG ditutup menguat tajam 2,75% ke level 7.302 pada Rabu (25/3/2026). Penguatan dipicu optimisme damai AS-Iran lewat proposal 15 poin yang mendorong koreksi harga minyak
Dirjen IAEA Rafael Grossi mengonfirmasi dialog AS-Iran di Islamabad akhir pekan ini. Pembicaraan akan fokus pada rudal, milisi, dan skema alternatif meredam konflik
Militer Iran sindir tajam klaim damai Donald Trump. Sebut AS hanya bernegosiasi dengan diri sendiri terkait 15 poin rencana damai dan stabilitas energi.
Iran menyerukan pembentukan aliansi militer Timur Tengah berbasis Al Quran tanpa keterlibatan Amerika Serikat dan Israel.
Pangeran MBS dikabarkan mendesak Donald Trump untuk terus menggempur Iran demi stabilitas Teluk dan ekonomi. Simak analisis lengkap persaingan Riyadh vs Teheran.
Arab Saudi izinkan AS gunakan pangkalan King Fahd untuk serang Iran. Simak kronologi pergeseran sikap Riyadh dan tawaran damai Pakistan di sini.
Militer Iran sindir tajam klaim damai Donald Trump. Sebut AS hanya bernegosiasi dengan diri sendiri terkait 15 poin rencana damai dan stabilitas energi.
Menlu Oman Badr al-Busaidi tegaskan Iran tidak bertanggung jawab atas perang yang dimulai AS-Israel. Oman desak diplomasi demi keamanan Selat Hormuz.
Presiden Trump kirim sinyal baur: klaim misi militer di Iran hampir usai namun tambah 2.500 pasukan. Ketidakpastian ini picu gejolak harga minyak dan pasar saham.
Presiden Donald Trump menyatakan perang melawan Iran telah dimenangkan. Namun, ia tetap membuka peluang serangan udara jika negosiasi pengakhiran konflik menemui jalan buntu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved