Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin angkat suara soal upaya pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia mengatakan, pemakzulan presiden ke-45 AS itu didasarkan pada alasan yang dibuat-buat oleh Partai Demokrat yang menguasai DPR AS.
"Masih harus melalui Senat, di mana Partai Republik memiliki kursi mayoritas," ujar Putin, Kamis (19/12).
"Dan agaknya sulit mereka akan mencopot perwakilan partai mereka sendiri dari jabatan presiden, dengan dasar yang sepenuhnya dibuat-buat," tambahnya.
Berbicara saat konferensi pers, Putin menggambarkan peristiwa pemakzulan Trump di DPR AS tak ubahnya sebagai pertarungan politik antara Partai Demokrat dengan Partai Republik yang dipimpin Trump.
"Hanya kelanjutan dari pertarungan politik internal antara Demokrat dan Republik,” tutur Putin.
Putin mengindikasikan bahwa pemakzulan Trump hanya dalih yang digunakan oleh Demokrat untuk memakzulkan Trump setelah gagal memojokkannya atas klaim bahwa pemerintah Rusia campur tangan dalam pemilihan presiden AS 2016 lalu yang membawa kemenangan untuk Trump.
Baca juga : Sebelum Trump, Tiga Presiden AS Pernah Dimakzulkan
"Demokrat menuduh Trump bersekongkol dengan Rusia, dan kemudian ketahuan bahwa tidak ada persekongkolan seperti itu. Itu tidak bisa menjadi dasar dari pemakzulan. Lalu mereka menciptakan tekanan semacam itu pada Ukraina," terang Putin.
Putin pun tidak mempercayai bahwa dimakzulkannya Trump oleh DPR AS menandakan akhir kepemimpinan Trump sebagai Presiden AS. Hal tersebut tampak saat ia mencela wartawan yang mengajukan pertanyaan kepadanya seolah-olah kepemimpinan Trump telah berakhir.
Pemungutan suara yang digelar di DPR AS pada Rabu (18/12) malam, berhasil mengantongi dukungan mayoritas suara anggota parlemen untuk memasukkan pasal pemakzulan Trump, menjadikannya sebagai presiden ketiga AS yang dimakzulkan dalam sejarah AS.
Trump selanjutnya akan diadili oleh Senat AS yang dikuasai Partai Republik pada persidangan bulan depan.
Trump didakwa atas penyalahgunaan kekuasaan dan tindakan menghalangi penyelidikan Kongres dalam Skandal Ukraina. Ia dituduh telah membekukan 391 juta dollar AS bantuan militer Ukraina agar Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersedia memenuhi permintannya yakni menyelidiki Joe Biden, calon pesaing utamanya di Pilpres AS 2020. (AFP/OL-7)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
PERWAKILAN Demokrat Al Green dari Texas mengatakan ia baru saja mengajukan Pasal-Pasal Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas dugaan ancaman pembersihan etnis di Gaza.
EKS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang tetap membantah bersalah dalam kasus yang jika terbukti dapat membuatnya dipenjara puluhan tahun.
Otoritas federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas serangan 4 Maret kepada Partai Demokrat.
Pimpinan minoritas Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell menyampaikan teguran pedas terhadap Donald Trump pada Sabtu (13/2), meskipun memberikan suara membebaskan Trump.
Donald Trump selamat dari persidangan pemakzulan kedua pada Sabtu (13/2). Senat AS membebaskannya atas tuduhan penghasutan penyerangan Gedung Capitol AS.
Tindakan Trump tidak melanggar hukum karena sesuai dengan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin hak untuk kebebasan berbicara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved