Kamis 04 Maret 2021, 07:29 WIB

FBI Peringatkan Adanya Serangan Capitol 4 Maret

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
FBI Peringatkan Adanya Serangan Capitol 4 Maret

Brendan Smialowski / AFP
Bendera AS dan bunga dipasang di pagar pembatas Gedung Capitol, Washington DC sepekan setelah insiden penyerangan oleh pendukung Trump.

 

OTORITAS federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas rencana untuk melakukan serangan lain di Capitol AS dengan tujuan menyingkirkan politisi Demokrat sekitar 4 Maret.

"Departemen Kepolisian Capitol Amerika Serikat mengetahui dan bersiap untuk segala potensi ancaman terhadap anggota Kongres atau terhadap kompleks Capitol," kata Kepolisian Capitol dalam rilisnya, Rabu (3/3).

"Kami telah memperoleh informasi intelijen yang menunjukkan kemungkinan rencana untuk menerobos Capitol oleh kelompok milisi yang teridentifikasi pada hari Kamis, 4 Maret. Kami telah melakukan peningkatan keamanan yang signifikan untuk mencakup pembentukan struktur fisik dan peningkatan tenaga kerja untuk memastikan perlindungan Kongres, publik dan petugas polisi kami," tambahnya.

Plot yang mungkin muncul tampaknya berhubungan dengan teori yang terkait dengan gerakan konspirasi QAnon sayap kanan. Para konspirasis QAnon percaya Trump dipilih untuk memerangi komplotan rahasia elit liberal global yang merupakan iblis interdimensi atau alien yang memanen darah anak-anak agar tetap awet muda.

Teori tersebut mengusulkan bahwa 4 Maret adalah tanggal pelantikan yang sebenarnya untuk mantan Presiden Donald Trump, yang mereka yakini menang dalam pemilihan November dan akan tetap menjabat untuk terus memerangi "globalis".

Teori tersebut telah menyebar secara global dan bahkan ke dalam politik AS. Perwakilan Marjorie Taylor Greene dikenal atas dukungannya di masa lalu terhadap aspek gerakan QAnon. Gerakan itu berantakan  saat Biden dilantik pada 20 Januari, meskipun banyak sekali anggotanya yang terus mengajukan teori-teori baru.

baca juga: FBI Sebut Kerusuhan di Capitol adalah Terorisme Domestik

Sementara pihak berwenang memperingatkan potensi kekerasan, penganut QAnon konon di grup obrolan sudah mengatakan tidak akan terjadi apa-apa pada 4 Maret seraya menyebutnya sebagai "bendera palsu". Beberapa orang mengatakan "pelantikan yang sebenarnya" bisa terjadi pada bulan April, sementara yang lain mengatakan itu mungkin tidak terjadi sama sekali. (Aljazeera/OL-3)

Baca Juga

AFP

Kasus Covid Masih Tinggi Belanda akan Perpanjang Lockdown

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 23:48 WIB
PEMERINTAH Belanda diperkirakan akan menunda pelonggaran pembatasan penguncian atau ‘lockdown’ yang telah lama ditunggu-tunggu...
Dok.KBRI Oslo

KBRI Oslo Buka Kelas Bahasa Indonesia, Peminat Capai 100 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 23:10 WIB
KBRI Oslo membuka 3 (lima)  kelas untuk masyarakat umum, terdiri dari dua kelas untuk level BIPA 1 dan satu kelas untuk level BIPA...
dw.com

Ikut Demonstrasi Ilegal Aktivis Hong Kong Dihukum Empat Bulan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 21:45 WIB
Aktivis berusia 24 tahun itu padahal baru menjalani hukuman lebih dari empat bulan atas vonis penjara selama 13,5 bulan karena...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya