Sabtu 12 Oktober 2019, 07:43 WIB

Rusia Veto Upaya PBB Minta Turki Hentikan Serangan di Suriah

Basuki Eka Purnama | Internasional
Rusia Veto Upaya PBB Minta Turki Hentikan Serangan di Suriah

AFP/Ozan KOSE
Gambar yang diambil dari wilayah Turki ini memperlihatkan asap membumbung dari kawasan Suriah yang dihantam serangan militer.

 

RUSIA, Jumat (11/10), memveto pernyataan dari Dewan Keamanan (DK) PBB yang meminta Turki menghentikan serangan militer mereka di timur laut Suriah.

Teks yang disusun Amerika Serikat (AS) itu dijadwalkan diadopsi pada pukul 19.30 GMT namun Moskow memvetonya.

Tiongkok menyusul aksi Rusia untuk menghentikan proses tersebut.

Versi awal dari teks usulan AS itu dibuat selepas pertemuan DK PBB, Kamis (10/10), yang gagal mencapai kata sepakat. Pertemuan itu hanya meminta Ankara untuk kembali ke jalur diplomasi untuk menyelesaikan masalah mereka dengan kelompok Kurdi.

Baca juga: Serangan Turki ke Suriah Picu Ribuan Warga Sipil Mengungsi

Namun, editorial di draf terakhir menjadi semakin keras dengan meminta Turki menghentkan operasi militer mereka.

"Anggota DK PBB mengecam aksi militer Turki dan implikasinya termasuk dimensi kemanusiaan dan keamanan," ungkap draf DKK PBB yang diveto Rusia itu.

'Kami meminta Turki menghentikan operasi militer mereka dan menggunakan segala kanal diplomasi untuk mengatasi kekhawatiran keamanan mereka," imbuh draf tersebut. (AFP/OL-2)

Baca Juga

AFP/EDUARDO MUNOZ

Penikam Rushdie Simpatisan Iran

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 12:45 WIB
Matar menikam Rushdie tepat di leher dan dadanya pada Jumat...
AHMAD GHARABLI / AFP

Delapan Warga Israel Jadi Sasaran Penembakan

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:47 WIB
Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah bus di dekat Kota Tua Yerusalem pada Minggu (14/8), yang melukai delapan warga...
Andrey BORODULIN / AFP

Ukraina Siap Rebut Kembali PLTN Zaporizhia dari Tangan Militer Rusia

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:39 WIB
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menuduh bahwa Rusia menggunakan PLTN itu sebagai perisai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya