Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menampik upaya Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi menyalahkan penyerangan kilang minyak Aramco terhadap mereka. Zarif sebut tuduhan itu sebagai kebohongan besar.
"Itu kebohongan besar. Mereka berusaha menutupi fakta bahwa mereka belum mampu mengalahkan negara (Yaman) dengan persenjataan berat," katanya kepada TASS, Selasa (17/9).
Fasilitas perusahaan minyak Arab Saudi Aramco di timur Arab Saudi diserang sepuluh pesawat tanpa awak pada Sabtu (14/9).
Para pemberontak Yaman Houthi dari gerakan Ansar Allah telah mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu. Secara khusus, kilang minyak terbesar dunia di dekat Kota Abqaiq dan kilang dekat Khurais, tempat ladang minyak terbesar kedua Saudi berada, diserang, yang diikuti kebakaran hebat.
Baca juga: Iran Tuding Saudi Mencari Perang untuk Menutupi Masalah Internal
Menyusul insiden itu, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo menuduh pemerintah Iran berada di balik serangan-serangan ini, dengan mengatakan tidak ada bukti bahwa mereka berasal dari Yaman. Kementerian luar negeri Iran menolak tuduhan Pompeo sebagai tidak berdasar.
Namun muncul keraguan dari Presiden AS Donald Trump. Trump mengatakan, ‘sepertinya’ Iran berada di balik serangan itu.
Menurut Trump, sepertinya Iran berada di belakang serangan akhir pekan ini tetapi menyatakan terlalu dini untuk mengatakannya secara pasti.
Dia juga mengatakan dirinya "tidak ingin terlibat dalam konflik baru, tetapi kadang-kadang Anda harus melakukannya."
"Yah, kelihatannya seperti itu," kata Trump di Oval Office ketika ditanya apakah Iran yang bertanggung jawab.
"Kami akan memberitahumu secara pasti. Itu sedang diperiksa sekarang,” ujar Trump, seperti dikutip CNN, Selasa (17/9).
Trump juga menegaskan dia tidak ingin perang dengan Iran, tetapi dia mencatat bahwa AS memiliki sistem senjata terbaik, yaitu jet tempur dan rudal.
"Amerika Serikat lebih siap untuk konflik daripada negara mana pun dalam sejarah. Tetapi kita tentu ingin menghindarinya,” tuturnya. (Medcom/OL-2)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Iran peringati 47 tahun Revolusi Islam 1979. Presiden Pezeshkian tegaskan menolak agresi AS, namun tetap siap dialog dan verifikasi program nuklir damai.
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved