Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari satu juta orang telah menandatangani petisi bagi pemecatan Senator Australia Fraser Anning dari Parlemen, setelah pernyataannya sesudah serangan teroris pada Jumat (15/3) di dua masjid di Selandia Baru.
Petisi 'Pecat Fraser Anning dari Parlemen' dimulai di tautan change.org oleh seorang ahli syaraf setempat Kate Ahmad. Tindakan itu dilakukan setelah Anning menganggap imigrasi orang Muslim menjadi penyebab serangan teroris di Christchurch, Selandia Baru, tempat 50 orang meninggal ketika teroris yang bernama Brenton Harrison Tarrant menembaki orang yang sedang Saalat Jumat di Masjid An-Nur dan Linwood.
Anning, yang dilempari telur pada Sabtu (16/3) oleh seorang remaja yang bernama Will Connollu setelah pernyataan anti-imigrannya, mengatakan, "Penyebab sesungguhnya pertumpahan darah di jalanan Selandia Baru hari ini ialah program imigrasi --yang mengizinkan fakatik Muslim bermigrasi ke Selandia Baru."
Baca juga: Menlu RI Panggil Dubes Australia Terkait Pernyataan Fraser Anning
Petisi itu mengecam pernyataan antiimigran oleh Anning dan menyeru pemerintah Australia agar membantu dalam penuntuan pengunduran diri Anning dari Senator independen.
"Pandangan Senator Fraser Anning tak memiliki tempat di pemerintah negara kita yang demokratis dan banyak budaya. Di dalam ikatan hukum Australia, kami meminta ia didorong agar mundur dari posisinya sebagai Senator, dan jika layak, diselidiki oleh lembaga penegak hukum karena ia mendukung terorisme sayap-kanan," demikian isi petisi tersebut.
Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga mengecam pernyataan Anning, dan mengatakan di media sosial bahwa pernyataan Senator Fraser Anning --yang menyalahkan serangan pembunuhan oleh seorang teroris ekstremis perusuh sayap-kanan di Selandia Baru pada imigrasi-- menjijikkan. Pandang itu tak memiliki tempat di Australia, apalagi di Parlemen Australia. (OL-7)
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan dialog strategis bersama 84 akademisi diaspora Indonesia di Australia.
Studi terbaru di Kepulauan Neptune, Australia Selatan, mengungkap hiu putih dapat menghilang hingga 92 hari tanpa kehadiran paus pembunuh.
Australia Barat mengeluarkan peringatan campak setelah dua kasus baru ditemukan. Penerbangan Batik Air Jakarta–Perth disebut sebagai lokasi paparan, memicu imbauan kewaspadaan.
DIRECTOR of Communicable Disease Control Directorate atau otoritas kesehatan Australia Barat di Perth mengeluarkan Kewaspadaan Campak (Measles Allert) untuk warganya pada 12 Februari 2026.
Anomali tersebut tampaknya memiliki versi tersendiri dari tanjung Queensland di bagian utara, mencapai bagian terluasnya di tengah, dan memiliki dua tanjung yang memanjang ke bawah
Puncak popularitas Lincoln’s Rock di Blue Mountains berujung penutupan. Ribuan turis menyerbu demi meniru foto Jennie Blackpink, memicu kekhawatiran keamanan dan lingkungan.
Tanah longsor menghantam area perkemahan di Gunung Maunganui, Selandia Baru. Sejumlah orang hilang, tim SAR berjuang di tengah cuaca ekstrem.
NASIB malang menimpa Andrew Joseph McLean, warga negara (WNA) asal New Zealand yang kini tertahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Jimbaran.
Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, resmi menetapkan 7 November sebagai tanggal pemilu.
Kakapo, burung beo endemik Selandia Baru yang tak bisa terbang, terancam punah akibat siklus kawin langka dan keragaman genetik rendah. Ini penjelasan ilmiahnya.
Fosil penguin raksasa setinggi 1,6 meter ditemukan di Selandia Baru. Spesies purba ini hidup 66 juta tahun lalu usai punahnya dinosaurus.
Polisi Selandia Baru mengonfirmasi liontin Fabergé bertahtakan berlian yang ditelan seorang pria saat mencuri telah berhasil “dipulihkan secara alami”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved