Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

PM Christopher Luxon Umumkan Jadwal Pemilu Selandia Baru 7 November 2026

Thalatie K Yani
21/1/2026 11:51
PM Christopher Luxon Umumkan Jadwal Pemilu Selandia Baru 7 November 2026
Perdana Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, resmi menetapkan 7 November sebagai tanggal pemilu. (Instagram)

PERDANA Menteri Selandia Baru, Christopher Luxon, resmi mengumumkan pemilihan umum (Pemilu) negara tersebut akan diselenggarakan pada 7 November mendatang. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu waktu setempat, menandai dimulainya persaingan politik yang krusial bagi masa depan ekonomi negara tersebut.

Dalam pernyataannya, Luxon menekankan rakyat Selandia Baru kini dihadapkan pada pilihan penting mengenai kepemimpinan di tengah kondisi global yang tidak menentu.

"Rakyat Selandia Baru harus memutuskan siapa yang paling tepat untuk memberikan pemerintahan yang stabil dan kuat di dunia yang sangat fluktuatif dan penuh ketidakpastian," ujar Luxon.

Karier Politik yang Cepat dan Tantangan Ekonomi

Christopher Luxon, mantan eksekutif maskapai penerbangan, memiliki catatan kenaikan karier politik yang sangat pesat. Ia terpilih menjadi anggota parlemen pada 2020, menjabat sebagai pemimpin Partai National setahun kemudian, dan berhasil menjadi Perdana Menteri pada 2023. Namun, masa jabatannya kini dibayangi kelesuan ekonomi.

Selandia Baru saat ini tengah berjuang melawan tingginya biaya hidup, krisis keterjangkauan perumahan, serta angka pengangguran yang telah menembus angka lebih dari 5%. Kondisi ini membuat popularitas pemerintahannya cenderung menurun dibandingkan saat awal menjabat.

Fokus pada Pemulihan Ekonomi

Saat ini, Selandia Baru dipimpin koalisi konservatif yang terdiri dari Partai National pimpinan Luxon, serta dua partai kecil lainnya, New Zealand First dan ACT. Berbagai jajak pendapat memprediksi persaingan akan berlangsung sangat ketat antara koalisi National melawan kubu Partai Buruh (Labour).

Luxon dan Partai National kini bertaruh pada janji pemulihan ekonomi untuk memenangkan kembali kepercayaan pemilih. Ia mengklaim bahwa upaya keras pemerintahannya selama dua tahun terakhir mulai membuahkan hasil.

"Kami tahu akan sulit untuk membalikkan keadaan saat pertama kali menjabat, tetapi selama dua tahun terakhir National telah bekerja keras untuk memperbaiki hal-hal mendasar," kata Luxon.

Ia menambahkan saat ini negara tersebut sedang "berbelok ke arah yang benar" dan menegaskan partainya "fokus pada membangun masa depan."

Sesuai aturan konstitusi, batas waktu maksimal untuk penyelenggaraan pemilihan umum berikutnya di Selandia Baru adalah 19 Desember. Dengan penetapan tanggal 7 November, masa kampanye resmi akan segera dimulai untuk memperebutkan mandat kepemimpinan periode berikutnya. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya