Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Polisi Berhasil 'Memulihkan' Liontin Berlian Fabergé yang Ditelan Pencuri

Thalatie K Yani
05/12/2025 08:41
Polisi Berhasil 'Memulihkan' Liontin Berlian Fabergé yang Ditelan Pencuri
Polisi Selandia Baru mengonfirmasi liontin Fabergé bertahtakan berlian yang ditelan seorang pria saat mencuri telah berhasil “dipulihkan secara alami”. (New Zealand Police)

POLISI Selandia Baru menyatakan liontin Fabergé yang ditelan seorang pria saat mencoba mencurinya telah berhasil “dipulihkan”. Perhiasan bernilai tinggi itu keluar secara alami tanpa memerlukan tindakan medis.

Fabergé egg locket tersebut bernilai NZ$33.585 (sekitar US$19.300 atau £14.600) dan diberi nama Octopussy egg. Menurut situs resmi toko perhiasan, liontin ini dihiasi 60 berlian putih dan 15 safir biru, serta dapat dibuka untuk menampilkan miniatur gurita dari emas 18 karat.

Insiden ini terjadi sekitar sepekan lalu, ketika polisi menangkap pria berusia 32 tahun tersebut di toko Patridge Jewellers, pusat kota Auckland. Penangkapan dilakukan hanya beberapa menit setelah ia diduga menelan liontin guna menyembunyikan barang curian.

Pelaku telah didakwa atas kasus pencurian itu. Polisi sebelumnya mengatakan pria tersebut telah menjalani pemeriksaan medis dan berada di bawah pemantauan ketat selama masa penahanan. “Karena pria ini berada dalam tahanan kepolisian, kami memiliki kewajiban untuk terus memantau kondisinya mengingat apa yang telah terjadi,” kata polisi.

Liontin Octopussy egg terinspirasi dari film James Bond tahun 1983 berjudul Octopussy, yang bercerita tentang pencurian telur Fabergé yang rumit. Fabergé sendiri merupakan rumah perhiasan ternama yang berdiri lebih dari dua abad lalu di Rusia, terkenal dengan karya-karya mewah berbahan batu permata dan logam mulia.

Pelaku dijadwalkan kembali hadir di pengadilan pada 8 Desember.

Berdasarkan lembar dakwaan yang dilihat BBC, pria tersebut juga menghadapi tuduhan lain. Ia diduga mencuri sebuah iPad dari toko perhiasan yang sama pada 12 November. Selain itu, ia dituduh mengambil produk pasir kucing dan obat pengendali kutu senilai NZ$100 dari sebuah rumah pribadi sehari setelahnya.

Polisi belum memberikan rincian tambahan mengenai kondisi liontin setelah dipulihkan, namun memastikan bahwa barang bukti kini telah berada dalam pengamanan. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya