Headline

Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.

Campak Mencapai 10.301 Kasus hingga Pertengahan Maret 2026, 8 Meninggal

M Iqbal Al Machmudi
23/3/2026 13:37
Campak Mencapai 10.301 Kasus hingga Pertengahan Maret 2026, 8 Meninggal
Ilustrasi.(freepik)

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menyebut hingga pertengahan Maret 2026, tercatat 13.046 suspek dengan 10.301 kasus campak terkonfirmasi. Selain itu, ada 8 kematian akibat campak.

Kemenkes juga mencatat terdapat 54 kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di 37 kabupaten/kota di 13 provinsi. Meskipun tren kasus mulai mengalami penurunan pada akhir Februari 2026, kewaspadaan masyarakat tetap penting untuk mencegah penularan yang lebih luas.

Sebelumnya, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni, menyampaikan bahwa tren kasus campak sempat meningkat pada Januari 2026, namun mulai menunjukkan penurunan sepanjang Februari.

“Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mulai menurun sepanjang Februari 2026. Hingga minggu ke-8 tahun ini tercatat lebih dari sepuluh ribu suspek campak. Pemerintah terus melakukan respons cepat untuk mencegah penularan yang lebih luas," kata dr. Andi Saguni dikutip pada Senin (22/3).

Untuk mencegah penularan yang lebih luas, Kementerian Kesehatan mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) dan Imunisasi Kejar Campak-Rubella (MR) di wilayah terdampak maupun berisiko.

Program ini dilaksanakan secara GRATIS di 102 kabupaten/kota dengan sasaran utama anak usia 9-59 bulan. Agar mudah dijangkau masyarakat, layanan imunisasi akan tersedia di berbagai tempat, seperti puskesmas, TK, posyandu, tempat ibadah, PAUD, hingga di pos pelayanan mudik

Pemerintah memastikan stok vaksin MR (Measles/Campak dan Rubella) di Indonesia dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung percepatan imunisasi.

Vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional juga telah melalui proses evaluasi ketat dan mendapatkan izin edar dari Badan POM. Karena itu, vaksin MR dipastikan aman, bermutu, dan efektif untuk melindungi anak dari campak dan rubella. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya