Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Kemenkes Pastikan Pengobatan Aktivis Andrie Yunus Gratis di RSCM

M Iqbal Al Machmudi
17/3/2026 12:53
Kemenkes Pastikan Pengobatan Aktivis Andrie Yunus Gratis di RSCM
Ilustrasi.(freepik)

KEMENKES Kesehatan (Kemenkes) menegaskan pengobatan Aktivis KontraS, Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras gratis.

"Iya ada dirawat di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan akan kita gratiskan," kata Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, Selasa (17/3).

Diketahui, Andrie Yunus datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), Jumat (13/3) dini hari dengan kondisi luka bakar di beberapa area tubuh.

Andrie Yunus datang dengan keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan

Setibanya di IGD, tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal dan stabilisasi kondisi pasien. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka. Sebagai penanganan awal, tim medis melakukan irigasi atau pencucian luka untuk mengurangi efek zat kimia dan menormalkan kondisi jaringan.

Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara menjelaskan, diagnosis awal menunjukkan Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24 persen, yang kemudian dikoreksi menjadi sekitar 20 persen luas permukaan tubuh setelah evaluasi lanjutan oleh dokter penanggung jawab. Luka tersebut terutama terjadi pada wajah (bagian kanan), mata kanan, kedua tangan, serta dada.

Selain itu, kata dia, Andrie Yunus juga mengalami trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga (fase akut), yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.

"Untuk menangani kondisi tersebut, pasien menjalani tindakan pembersihan jaringan rusak pada mata kanan serta transplantasi membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan," ujar Yoga.

Saat ini, ia mengatakan Andrie Yunus dirawat di High Care Unit (HCU) luka bakar dengan penanganan oleh tim multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis mata, bedah plastik rekonstruksi, serta tim kegawatdaruratan. Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka, pemberian antibiotik, obat anti-inflamasi, vitamin, serta pengobatan untuk menjaga tekanan bola mata. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya