Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

KontraS: Andrie Yunus masih Dirawat Intensif di RSCM, tidak Ada Cangkok Mata

Devi Harahap
16/3/2026 16:31
KontraS: Andrie Yunus masih Dirawat Intensif di RSCM, tidak Ada Cangkok Mata
Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina (ketiga kiri) dalam konferensi pers di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).(Antara)

WAKIL Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, masih menjalani perawatan intensif di High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, setelah menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3/2026) malam.

Tim medis terus memantau kondisi Andrie dengan ketat, sementara proses pemulihan diperkirakan memerlukan waktu yang cukup panjang.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengatakan perawatan Andrie masih dalam tahap intensif sehingga belum bisa dipastikan berapa lama korban akan dirawat di rumah sakit.

“Korban sedang ada di ruang High Care Unit dan itu tidak bisa kita pastikan berapa lamanya,” ujar Jane dalam konferensi pers di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

Jane menambahkan, proses pemulihan Andrie kemungkinan akan berlangsung lama, mengacu pada kasus serupa yang dialami penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang memerlukan waktu berbulan-bulan untuk pemulihan mata dan kulit.

“Kami juga tidak dapat mengonfirmasi berapa lamanya karena memang waktunya cukup panjang. Berkaca juga dari penanganan mata maupun kulit yang dialami oleh Novel Baswedan saja memakan waktu berbulan-bulan,” jelas Jane.

Tim medis di RSCM telah melakukan penanganan awal terhadap reaksi inflamasi akibat paparan cairan asam yang mengenai organ penglihatan Andrie Yunus.

“Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah berhasil menangani setidaknya penanganan pertama terhadap kondisi dari adanya reaksi inflamasi dari paparan cairan air keras atau cairan asam ke mata rekan kami Andrie Yunus,” katanya.

Jane juga menegaskan kabar yang beredar di media sosial mengenai cangkok mata atau pengangkatan organ vital Andrie adalah tidak benar.

“Info yang beredar katanya mata Andrie dicangkok dan lain sebagainya itu salah. Kami dari KontraS mengonfirmasi bahwa itu salah berkaitan dengan treatment,” tegas Jane.

Lebih lanjut, Jane menyebut Andrie akan menjalani sejumlah tindakan medis lanjutan, tidak hanya pada mata tetapi juga kulit yang terdampak cairan asam. Namun, detail kondisi medis korban akan dikonfirmasi secara resmi oleh pihak rumah sakit.

“Andrie akan menjalankan sejumlah tindakan medis, tidak hanya berkaitan dengan mata saja, tetapi juga kulit dan lain sebagainya. Namun itu nanti jawabannya akan dikonfirmasi langsung oleh pihak rumah sakit,” pungkasnya. (Dev/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya