Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI umat Muslim, bulan Ramadan bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan dahaga, melainkan bulan Syahrul Quran atau bulannya Al-Quran. Namun, sering muncul pertanyaan, "Mengapa kita memperingati Nuzulul Quran setiap 17 Ramadan, sementara Al-Quran juga disebut turun pada malam Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir?"
Memahami kaitan antara Nuzulul Quran, Lailatul Qadar, dan tanggal 17 Ramadan memerlukan pemahaman mendalam tentang sejarah dan proses turunnya wahyu ilahi kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut penjelasannya.
Secara teologis, para ulama menjelaskan bahwa Al-Quran turun dalam dua tahap. Pemahaman ini merupakan kunci untuk mengerti ada dua momentum penting terkait turunnya Al-Quran:
Peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan merujuk pada momen pertama kali Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah SAW. Saat itu, Nabi tengah berkhalwat (menyendiri) di Gua Hira. Jibril membawa wahyu pertama yang berbunyi, "Iqra! (Bacalah!)"
Baca juga: Prediksi Lailatul Qadar dari Imam Al-Ghazali, Asy-Syadzili, dan Al-Bajuri
Pemilihan tanggal 17 Ramadan juga diperkuat oleh pendapat beberapa ulama yang mengaitkannya dengan Surah Al-Anfal ayat 41 yang menyebutkan hari bertemunya dua pasukan (Perang Badar) sebagai Yaumul Furqan (hari pembeda). Perang itu jatuh pada 17 Ramadan.
Jika 17 Ramadan ialah peringatan dimulainya wahyu ke bumi, Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan di mana takdir ditetapkan dan pahala dilipatgandakan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari malam ini pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.
1. Apakah Nuzulul Quran harus diperingati pada 17 Ramadan?
Secara historis, banyak ulama sepakat wahyu pertama turun pada tanggal tersebut. Namun, esensinya adalah meningkatkan interaksi dengan Al-Quran.
2. Apa amalan terbaik di malam Nuzulul Quran?
Membaca Al-Quran, memahami maknanya, shalat malam, dan memperbanyak doa.
3. Mengapa Lailatul Qadar dirahasiakan tanggalnya?
Agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah di seluruh malam terakhir Ramadan, bukan hanya terpaku pada satu malam.
Baca juga: Makna Malikul Mulk Dalil, Keutamaan Zikir, dan Cara Mengamalkannya
| Amalan | Keterangan |
|---|---|
| Tadarus Al-Quran | Membaca dan mengkhatamkan Al-Quran selama Ramadan. |
| Itikaf | Berdiam diri di masjid terutama pada 10 malam terakhir. |
| Doa Khusus | Memperbanyak doa memohon ampunan (Allahumma innaka 'afuwwun...). |
| Sedekah | Memberi kepada yang membutuhkan untuk melipatgandakan berkah. |
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Dengan memahami sejarah Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, diharapkan umat Muslim dapat mengoptimalkan sisa hari di bulan Ramadan dengan ibadah yang lebih berkualitas dan penuh pemaknaan terhadap kitab suci Al-Quran. (I-2)
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Hadis Lailatul Qadar malam ke-27 diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab. Simak dalil lengkap, tanda-tandanya, serta penjelasan ulama tentang malam penuh kemuliaan ini.
Tak sempat berlama-lama ibadah? Ini panduan ibadah tanpa sajadah untuk kamu yang sibuk namun tetap ingin meraih berkah malam seribu bulan, Lailatul Qadar.
Kerja shift malam saat Ramadan tidak menghalangi meraih Lailatul Qadar. Simak tips ibadah praktis bagi pekerja malam agar tetap mendapat keutamaannya.
Haid di malam ganjil Ramadan? Jangan sedih. Ini 5 amalan yang tetap bisa dilakukan wanita saat haid untuk meraih pahala Lailatul Qadar.
Dalam Al-Qur'an Surah Al-Qadr, Allah SWT menegaskan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan, di mana ibadah yang dilakukan memiliki nilai pahala setara dengan beribadah selama lebih
Temukan 3 amalan doa Lailatul Qadar terbaik sesuai sunnah lengkap dengan teks Arab, Latin, dan maknanya untuk meraih keberkahan malam seribu bulan.
Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengusung tema “Ramadan Membentuk Mental Prajurit TNI yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-Nilai Tauhid untuk Indonesia Maju.”
Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali meneguhkan komitmen menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.
Peringatan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW itu diharapkan menjadi momentum untuk memahami dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan.
SALAH satu keistimewaan bulan suci Ramadan ialah adanya momen turunnya Al-Qur’an (Nuzulul Qur’an). Peristiwa ini bukan sekadar momentum spiritual, melainkan revolusi peradaban.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama sekaligus menjadi ancaman
Menurutnya, kekuasaan juga merupakan tugas untuk menjaga kesejahteraan rakyat dan memastikan keadilan dirasakan seluruh masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved