Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAM Lailatul Qadar merupakan momen yang paling diburu oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk pada Ramadan 2026 ini. Namun, banyak yang bertanya-tanya, apakah ada tanda khusus bagi seseorang yang berhasil meraih malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut? Para ulama menjelaskan bahwa ciri orang yang mendapat malam Lailatul Qadar tidak hanya terlihat dari fenomena alam, tetapi lebih pada perubahan spiritual yang mendalam.
Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan yang terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Dalam Al-Qur'an Surah Al-Qadr, Allah SWT menyebutkan bahwa malam ini memiliki nilai pahala yang setara dengan beribadah selama lebih dari 83 tahun atau seribu bulan.
Selain sebagai malam diturunkannya Al-Qur'an, Lailatul Qadar juga disebut sebagai malam penetapan (Qadar), di mana Allah menetapkan urusan manusia mulai dari rezeki, ajal, hingga takdir tahunan melalui perantara para malaikat yang turun ke bumi.
Berdasarkan pendapat para ulama dan referensi hadis, berikut adalah ciri-ciri spiritual yang dirasakan oleh mereka yang terpilih mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar:
Orang yang meraih Lailatul Qadar akan merasakan ketenangan (tuma'ninah) yang luar biasa. Perasaan ini muncul karena turunnya para malaikat yang membawa rahmat, sehingga hati terasa lapang, damai, dan jauh dari segala bentuk kegelisahan duniawi.
Tanda kesuksesan ibadah seseorang adalah keberlanjutannya. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan merasa lebih ringan dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, bahkan setelah bulan suci Ramadan berakhir.
Salah satu bukti nyata seseorang mendapat "Nur" atau cahaya Lailatul Qadar adalah perubahan perilakunya. Ia menjadi individu yang lebih arif, bijaksana, sabar, dan memiliki empati yang tinggi terhadap sesama. Segala perkataan dan tindakannya mencerminkan kemuliaan hati.
Ibadah tidak lagi dirasakan sebagai beban, melainkan kebutuhan. Saat melakukan shalat malam atau membaca Al-Qur'an, orang tersebut akan merasakan kelezatan spiritual yang membuat air matanya mudah bercucuran karena haru dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Malam tersebut adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Seseorang yang sungguh-sungguh beribadah pada malam itu seringkali mendapati doa-doa kuncinya dikabulkan atau mendapatkan jalan keluar dari masalah hidupnya dengan cara yang tidak disangka-sangka.
Ciri lainnya adalah munculnya kesadaran yang kuat akan kekurangan diri dan dosa-dosa masa lalu. Hal ini mendorong seseorang untuk bertaubat secara nasuha (sungguh-sungguh) dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
Untuk meraih Lailatul Qadar di Ramadan 2026, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak iktikaf, shalat malam (qiyamul lail), membaca Al-Qur'an, dan memperbanyak doa: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni" (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai sifat pemaaf, maka ampunilah aku). (Z-4)
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari malam ini pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, yakni malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.
Jadwal lengkap malam ganjil Lailatul Qadar 2026 berdasarkan awal puasa 19 Februari. Simak tanggal masehi, doa, dan panduan amalan 10 malam terakhir.
Temukan makna mendalam doa Lailatul Qadar sesuai tuntunan Nabi ﷺ kepada Sayyidah Aisyah dalam Kitab Bulughul Maram. Hapus dosa tanpa bekas dengan 'Afuww.
Pelajari makna 30 hari Ramadan 2026: 10 hari pertama Rahmat, 10 hari kedua Maghfirah, dan 10 hari terakhir Itqun Minan Nar. Optimalkan ibadah dan raih keutamaan Lailatul Qadar.
DUA malam istimewa dalam Islam sering disebut berdampingan yaitu Lailatul Qadar dan Lailatul Mi'raj (malam Isra Mikraj). Keduanya sama-sama agung, sama-sama bersejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved