Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SURAT Al-Hujurat, yang merupakan surat ke-49 di juz 26 dalam Al-Qur'an, sering kali disebut sebagai Surah Akhlak. Terdiri dari 18 ayat, surat Madaniyah ini menyimpan panduan komprehensif mengenai tata krama hidup bermasyarakat, baik secara vertikal kepada Allah dan Rasul-Nya, maupun horizontal kepada sesama manusia.
Secara esensi, surat ini merupakan Piagam Akhlak yang mendidik orang beriman tentang cara berinteraksi dengan Allah, Rasul-Nya, dan sesama manusia. Lebih jelasnya, simak pemaparan berikut.
Secara bahasa, Al-Hujurat adalah bentuk jamak dari al-hujrah yang berarti kamar-kamar. Nama ini merujuk pada bilik-bilik tempat tinggal istri-istri Nabi Muhammad SAW yang berada di sekitar Masjid Nabawi.
Penggunaan nama ini menjadi pengingat tentang peristiwa ketika beberapa orang memanggil Nabi dengan cara yang kurang sopan dari luar kamar beliau. Ini kemudian menjadi pintu masuk pembahasan mengenai adab.
Memahami asbabun nuzul (sebab turunnya ayat) sangat penting untuk menangkap konteks Surat Al-Hujurat secara utuh. Berikut beberapa momen krusialnya:
Meletakkan hukum Allah dan Rasul di atas pendapat pribadi serta menjaga kewibawaan Nabi.
Di era digital saat ini, pesan dalam ayat ke-6 sangat relevan. Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk melakukan tabayyun (cek dan ricek) ketika menerima berita dari orang fasik agar tidak menimbulkan fitnah yang merugikan orang lain.
Surat ini melarang keras praktik-praktik yang merusak persaudaraan, antara lain:
| Perbuatan Dilarang | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Sukhriyah | Mengolok-olok atau merendahkan orang lain. |
| Su'udzan | Berprasangka buruk tanpa bukti yang nyata. |
| Tajassus | Mencari-cari kesalahan atau aib orang lain. |
| Ghibah | Membicarakan keburukan orang lain (menggunjing). |
Baca juga: Surat Adz-Dzariyat Makna, Asbabun Nuzul, Kandungan, dan Keutamaan Membacanya
Melalui ayat 10 dan 13, Allah menegaskan bahwa semua orang beriman adalah saudara. Perbedaan suku, bangsa, dan bahasa bukanlah untuk perpecahan, melainkan untuk saling mengenal (lita'arafu). Ukuran kemuliaan seseorang bukanlah harta atau jabatan, melainkan ketakwaannya.
Membaca Surat Al-Hujurat memberikan manfaat spiritual yang besar. Berdasarkan beberapa literatur tafsir, pembaca surat ini akan diberikan pemahaman mendalam mengenai akhlak mulia. Secara psikologis, mengamalkan isinya dapat menciptakan ketenangan batin karena terhindar dari konflik sosial dan penyakit hati.
Baca juga: Rahasia Makna Az-Zahir Menemukan Keberadaan Allah di Balik Semesta
Apa arti dari Al-Hujurat?
Al-Hujurat berarti kamar-kamar, merujuk pada kediaman istri-istri Nabi SAW.
Mengapa ayat 13 Surat Al-Hujurat sangat terkenal?
Karena ayat tersebut merupakan landasan universal mengenai kesetaraan manusia dan toleransi antar bangsa/suku.
Baca juga: Makna Mendalam Asmaul Husna Al-Akhir Hakikat Kekekalan Allah dan Panduan Amalan
Apa yang dimaksud dengan Tabayyun dalam surat ini?
Proses verifikasi atau meneliti kebenaran sebuah informasi sebelum dipercayai atau disebarluaskan.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Pelajari makna mendalam Surat Qaf, asbabun nuzul ayat 38 tentang bantahan terhadap Yahudi, pesan utama hari kebangkitan, hingga keutamaan membacanya.
Pelajari makna mendalam Surat Adz-Dzariyat, sejarah Asbabun Nuzul, kandungan inti tentang rezeki, hingga keutamaan membacanya untuk kehidupan.
Pelajari makna mendalam Surat Ath-Thur, asbabun nuzul, pesan utama tentang hari kiamat, hingga keutamaan membacanya untuk ketenangan hati dan iman.
Pelajari makna mendalam Surat An-Najm, sejarah turunnya (Asbabun Nuzul), keutamaan membacanya, hingga tips praktis implementasi dalam kehidupan sehari-hari.
Pelajari makna mendalam Surat Al-Qamar, sejarah mukjizat terbelahnya bulan (Asbabun Nuzul), kandungan inti, hingga keutamaan membacanya di hari kiamat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved