Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SURAT Qaf adalah surat ke-50 dalam Al-Qur'an, tepatnya di juz 26, yang memiliki kedudukan sangat istimewa. Terdiri dari 45 ayat, surat Makkiyah ini menjadi salah satu bacaan favorit Rasulullah SAW dalam momen-momen besar.
Mengapa demikian? Karena Surat Qaf mengandung esensi dasar akidah, terutama mengenai hari kebangkitan yang sering diingkari oleh kaum musyrik.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai makna, sejarah turunnya (asbabun nuzul), hingga keutamaan luar biasa di baliknya. Simak lebih lanjut ya.
Dinamakan Qaf karena dimulai dengan huruf Muqatta'ah Qaf. Secara tematik, surat ini merupakan jawaban telak bagi mereka yang meragukan adanya hari kebangkitan. Beberapa poin utama dalam surat ini antara lain:
Asbabun nuzul yang paling masyhur dalam surat ini berkaitan dengan ayat 38. Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, kaum Yahudi pernah mendatangi Rasulullah SAW dan mengatakan bahwa Allah menciptakan alam semesta selama enam hari, lalu beristirahat pada hari ketujuh karena lelah.
Allah SWT kemudian menurunkan ayat 38 sebagai bantahan, "Dan sungguh, Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa dan Kami tidak merasa letih sedikit pun." Ini menegaskan bahwa sifat lelah adalah mustahil bagi Allah.
Banyak riwayat yang menjelaskan betapa Rasulullah SAW sangat memperhatikan surat ini. Berikut beberapa keutamaannya:
Dalam hadits riwayat Imam Muslim, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW sering membaca Surat Qaf pada rakaat pertama salat Subuh dan salat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha). Hal ini bertujuan agar pesan tentang hari akhir didengar oleh jamaah dalam jumlah besar.
Ummu Hisyam binti Haritsah bercerita bahwa ia menghafal Surat Qaf langsung dari lisan Rasulullah SAW karena saking seringnya beliau membaca surat tersebut di atas mimbar setiap khutbah Jumat. Ini menunjukkan bahwa isi Surat Qaf adalah materi dakwah yang sangat fundamental.
Baca juga: Makna Mendalam Asmaul Husna Al-Akhir Hakikat Kekekalan Allah dan Panduan Amalan
Surat ini mengandung gaya bahasa yang kuat dan menggetarkan jiwa. Membacanya dengan tadabbur akan membantu seorang mukmin untuk selalu waspada terhadap setiap perbuatan dan ucapannya di dunia.
Surat Qaf bukan sekadar bacaan rutin, melainkan pengingat keras akan hakikat eksistensi manusia. Dari asbabun nuzul-nya, kita belajar tentang kesucian sifat Allah, dan dari pesan utamanya, kita diingatkan bahwa setiap detik kehidupan kita berada dalam pengawasan-Nya yang sempurna.
Baca juga: Asmaul Husna Al-Awwal Mengapa Dia Disebut Yang Maha Awal tanpa Permulaan
Apa pesan utama ayat 16 Surat Qaf?
Ayat ini menjelaskan bahwa Allah lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri, yang bermakna Allah Maha Mengetahui segala bisikan hati manusia.
Mengapa surat ini disebut Surat Al-Basiqat?
Selain Qaf, surat ini juga kadang disebut Al-Basiqat yang diambil dari ayat ke-10, merujuk pada pohon-pohon kurma yang tinggi menjulang sebagai tanda kekuasaan Allah.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Mengapa Surat Qaf sering dibaca saat khutbah Jumat?
Karena berisi janji dan ancaman (targhib dan tarhib) yang sangat menyentuh jiwa untuk memperbaharui iman setiap minggu.
Apa arti ayat "lebih dekat dari urat leher"?
Ini metafora kedekatan ilmu dan pengawasan Allah SWT yang tidak ada satu pun rahasia hati yang tersembunyi bagi-Nya.
Kapan waktu terbaik membaca Surat Qaf?
Selain saat salat berjemaah sesuai sunnah, surat ini baik dibaca kapan saja untuk sarana tadabbur tentang hari akhir.
Baca juga: Kumpulan Surat Pendek yang Mudah Dihafal
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved