Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Asmaul Husna Al-Awwal: Mengapa Dia Disebut Yang Maha Awal tanpa Permulaan?

Media Indonesia
25/2/2026 11:31
Asmaul Husna Al-Awwal: Mengapa Dia Disebut Yang Maha Awal tanpa Permulaan?
Tulisan arab Al-Awwal.(Youtube Calligraphykasafar)

DALAM ajaran Islam, mengenal Allah melalui 99 nama-Nya atau Asmaul Husna adalah kewajiban bagi setiap muslim. Salah satu nama yang sangat fundamental adalah Al-Awwal (الْأَوَّلُ), yang berarti Yang Maha Awal.

Nama ini menempati urutan ke-73 dan mengandung makna bahwa Allah SWT adalah Dzat yang ada sebelum segala sesuatu tercipta tanpa didahului oleh permulaan. Lebih lengkapnya simak paparan berikut.

Arti dan Makna Al-Awwal

Al-Awwal secara bahasa berarti yang pertama. Namun, secara istilah dalam tauhid, Al-Awwal bermakna bahwa keberadaan Allah tidak diawali oleh ketiadaan. Berbeda dengan manusia atau alam semesta yang memiliki titik awal keberadaan, Allah SWT bersifat kekal tanpa awal (qadim).

Secara bahasa, Al-Awwal berasal dari akar kata awwalu yang berarti pertama atau utama. Namun, dalam konteks ketuhanan, maknanya jauh lebih dalam. Allah disebut Al-Awwal karena Dia adalah Sebab Pertama (The First Cause).

Jika manusia memiliki tanggal lahir dan alam semesta memiliki teori Big Bang sebagai titik awal, Allah tidak terikat oleh hukum waktu tersebut. Dia ada ketika waktu belum diciptakan dan Dia tetap ada saat semua ciptaan musnah.

Dalil Al-Qur'an tentang Al-Awwal

Sifat Allah sebagai Al-Awwal disebutkan secara jelas dalam Al-Qur'an, yaitu pada Surah Al-Hadid ayat 3:

"Huwal-awwalu wal-ākhiru wadh-dhāhiru wal-bāthinu wa huwa bikulli syai’in ‘alīm."

Artinya: "Dialah Yang Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zahir, dan Maha Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW juga sering berdoa:

"Ya Allah, Engkaulah Al-Awwal, maka tidak ada sesuatu pun sebelum-Mu..." (HR. Muslim).

Baca juga: Surat Ath-Thur Simpan Rahasia Besar di Balik Sumpah Allah

Khasiat Amalan Zikir Ya Awwal

Mengamalkan zikir dengan asma Al-Awwal dipercaya memiliki berbagai keutamaan bagi hamba yang istikamah:

  • Memperlancar Hajat: Membaca Ya Awwal sebanyak 37 kali setiap hari dipercaya dapat mempermudah terkabulnya doa.
  • Ikhtiar Keturunan: Membaca Ya Awwal sebanyak 1.000 kali pada hari Jumat selama 40 hari Jumat berturut-turut bagi pasangan yang belum memiliki anak.
  • Perlindungan Musafir: Dibaca 1.000 kali saat dalam perjalanan agar diberikan keselamatan hingga kembali ke rumah.

Baca juga: Prediksi Lailatul Qadar dari Imam Al-Ghazali, Asy-Syadzili, dan Al-Bajuri

Implementasi Sifat Al-Awwal dalam Kehidupan Sehari-hari

Meneladani sifat Al-Awwal dapat dilakukan dengan beberapa cara praktis berikut:

  1. Menjadikan Allah Prioritas Utama: Mendahulukan perintah Allah di atas kepentingan pribadi atau pekerjaan.
  2. Mengawali Segala Sesuatu dengan Doa: Selalu memulai aktivitas dengan Basmalah sebagai bentuk pengakuan bahwa Allah adalah permulaan dari segala keberkahan.
  3. Disiplin Waktu: Menjadi pribadi yang awal atau tepat waktu dalam beribadah dan bekerja.
  4. Rendah Hati: Menyadari bahwa sepintar atau sekuat apa pun kita, semua itu berasal dari Sang Maha Awal, sehingga tidak ada ruang untuk sombong.

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

Pertanyaan Sering Diajukan

1. Apa perbedaan Al-Awwal dan Al-Qadim?

Al-Awwal adalah nama yang ada dalam Al-Qur'an. Sedangkan Al-Qadim (Maha Dahulu) lebih sering digunakan dalam ilmu kalam (teologi) untuk menjelaskan bahwa Allah tidak berawal. Keduanya merujuk pada makna yang serupa.

2. Kapan waktu terbaik mengamalkan zikir Ya Awwal?

Zikir ini baik dibaca setelah salat fardu atau di sepertiga malam terakhir saat suasana hening untuk meningkatkan kekhusyukan.

Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab, Latin, dan Arti

3. Apakah Al-Awwal berarti Allah adalah makhluk pertama?

Bukan. Allah adalah Pencipta (Khaliq), bukan makhluk. Al-Awwal berarti Dia ada sebelum segala kategori makhluk itu ada.

Kesimpulan

Memahami Allah sebagai Al-Awwal memberikan ketenangan jiwa bahwa segala sesuatu di dunia ini berada dalam kendali Sang Maha Pemula. Dengan menjadikan Allah sebagai yang pertama dalam hati dan pikiran, urusan dunia dan akhirat kita akan senantiasa diberkahi.

Baca juga: 99 Asmaul Husna Arab, Latin, dan Artinya

Pertanyaan Populer (FAQ) Jawaban
Apa arti Al-Awwal secara singkat? Allah Maha Awal tanpa ada permulaan sebelum-Nya.
Berapa kali zikir Ya Awwal dibaca? Umumnya dibaca 37 kali untuk hajat umum atau 1.000 kali untuk hajat khusus.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya