Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNAHKAH Anda merasa sudah berusaha keras tetapi urusan tetap terasa terhambat? Atau sebaliknya, sesuatu yang Anda nantikan tiba-tiba datang lebih cepat dari perkiraan?
Dalam Islam, fenomena dahulu dan kemudian bukanlah suatu kebetulan. Hal ini berkaitan erat dengan salah satu sifat Allah SWT dalam Asmaul Husna, yaitu Al-Muqaddim.
Sebagai nama ke-71 dalam deretan 99 Asmaul Husna, Al-Muqaddim menyimpan rahasia tentang bagaimana alam semesta diatur berdasarkan skala prioritas ilahi. Memahami nama ini bukan sekadar menghafal, melainkan kunci untuk meraih ketenangan batin dan efektivitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Baca juga : Dahsyatnya Zikir Al-Qadir: Cara Mengetuk Pintu Kekuasaan Allah saat Hadapi Jalan Buntu
Secara bahasa, Al-Muqaddim berasal dari kata qaddama yang berarti mendahulukan, memajukan, atau meletakkan sesuatu di depan. Sebagai sifat Allah, Al-Muqaddim berarti Yang Maha Mendahulukan.
Allah SWT adalah Zat yang mendahulukan sebagian makhluk atas sebagian lainnya. Dia mendahulukan apa yang Dia kehendaki berdasarkan hikmah dan keadilan-Nya. Misalnya, Allah mendahulukan penciptaan langit sebelum bumi, mendahulukan petunjuk (hidayah) sebelum amal, dan mendahulukan orang-orang beriman di atas orang-orang kafir dalam hal derajat di akhirat.
Meskipun kata Al-Muqaddim tidak disebutkan secara eksplisit sebagai kata benda tunggal dalam Al-Qur'an, maknanya tersebar dalam berbagai ayat yang menjelaskan tentang ketetapan Allah. Namun, penegasan paling kuat datang dari lisan Rasulullah SAW.
Dalam suatu hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW sering membaca doa ini di akhir shalatnya (sebelum salam):
"...Antal Muqaddimu wa Antal Mu'akhkhiru, wa Anta 'ala kulli syai'in qadir."
Artinya: "...Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengakhirkan, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR. Muslim).
Seringkali Al-Muqaddim disebut beriringan dengan Al-Mu'akhkhir (Yang Maha Mengakhirkan). Jika Al-Muqaddim berarti Allah mendahulukan sesuatu karena ada maslahat di dalamnya, Al-Mu'akhkhir berarti Allah menunda sesuatu juga demi kebaikan hamba-Nya.
Memahami keduanya secara seimbang akan menghindarkan kita dari sifat terburu-buru (ist'ijal) yang sering kali berujung pada kekecewaan.
Baca juga: 99 Asmaul Husna Arab, Latin, dan Artinya
Para ulama menyebutkan bahwa mendawamkan asma Allah ini dapat memberikan pengaruh positif bagi jiwa. Berikut beberapa fadhilah atau keutamaan yang sering dirasakan:
Baca juga: Dahsyatnya Surat Al-Qamar, Mukjizat Terbelahnya Bulan dan Syafaat Hari Kiamat
Meneladani sifat Al-Muqaddim berarti kita harus menjadi pribadi yang memiliki skala prioritas yang benar. Berikut adalah langkah praktis yang bisa diterapkan:
| Aspek Kehidupan | Bentuk Pengamalan |
|---|---|
| Ibadah | Mendahulukan shalat di awal waktu dan kewajiban fardhu lainnya. |
| Sosial | Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. |
| Pekerjaan | Menyusun to-do list berdasarkan tingkat urgensi (manajemen prioritas). |
| Pendidikan | Mendahulukan adab dan akhlak sebelum menuntut ilmu teknis. |
Al-Muqaddim mengajarkan kita bahwa segala sesuatu memiliki waktunya masing-masing di bawah kendali Allah. Dengan meyakini sifat ini, kita tidak akan lagi merasa cemas berlebihan terhadap masa depan.
Baca juga: Hanya 7 Menit per Salat Taktik Khatam Al-Quran 30 Juz tanpa Ganggu Jadwal Kerja
Kita percaya bahwa jika Allah mendahulukan sesuatu, itu adalah yang terbaik. Jika Allah menundanya, itu merupakan bentuk perlindungan-Nya bagi kita.
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Al-Muqtadir artinya Maha Berkuasa. Simak makna mendalam, perbedaan dengan Al-Qadir, dalil Al-Qur'an, serta cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Al-Qadir artinya Maha Kuasa. Pelajari makna mendalam, dalil Al-Quran, keutamaan zikir, dan cara mengamalkan Asmaul Husna Al-Qadir dalam kehidupan.
Jelajahi makna mendalam Ash-Shamad (Maha Dibutuhkan). Pelajari dalil, keutamaan zikir, dan cara mengimplementasikannya agar hati tenang dan hajat terkabul.
Jelajahi makna mendalam Al-Ahad dalam Asmaul Husna. Temukan dalil Al-Quran, keutamaan zikir, serta cara mengimplementasikan sifat Esa Allah dalam hidup.
Temukan makna mendalam Al-Wahid dalam Asmaul Husna. Pelajari perbedaan dengan Al-Ahad, keutamaan zikir Ya Wahid, serta cara implementasinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved