Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGKHATAMKAN Al-Qur'an di bulan Ramadan 2026 bukan lagi sekadar impian bagi Anda yang memiliki jadwal kerja padat. Banyak orang merasa berat karena membayangkan harus membaca satu juz sekaligus dalam satu waktu. Padahal, dengan taktik Mikro-Tilawah, Anda hanya butuh waktu sekitar 7 hingga 10 menit di setiap waktu salat untuk menyelesaikan 30 juz dalam sebulan.
Strategi ini dirancang khusus untuk menjaga produktivitas kerja tetap optimal sambil meraih pahala maksimal. Berikut panduan teknis dan manajemen waktu yang bisa Anda terapkan mulai hari pertama Ramadan.
Al-Qur'an standar Mushaf Madinah terdiri dari 604 halaman. Jika dibagi dalam 30 hari, Anda perlu menyelesaikan sekitar 20 halaman (1 juz) per hari. Angka 20 halaman ini sering kali terasa berat jika dibaca sekaligus. Namun, jika dibagi ke dalam 5 waktu salat wajib, angkanya menjadi sangat masuk akal:
Baca juga: Waalaikumsalam atau Waalaikumussalam Mana yang Lebih Utama Menjawab Salam
Dengan kecepatan baca rata-rata, membaca 4 halaman hanya membutuhkan waktu sekitar 7-10 menit. Anda bisa membaginya lagi: 2 halaman sebelum salat (saat menunggu azan/iqamah) dan 2 halaman setelah salat.
Kesibukan sering kali menjadi alasan utama terhentinya target tilawah di tengah bulan (fenomena kendor di minggu kedua). Berikut solusi praktisnya:
Berdasarkan data perilaku digital 2026, rata-rata orang menghabiskan 15-30 menit hanya untuk mengecek media sosial setelah bangun tidur atau sebelum tidur. Tukar waktu tersebut dengan tilawah. Jika Anda bisa scrolling media sosial selama 10 menit, Anda pasti bisa membaca 4 halaman Al-Qur'an.
Baca juga: Arti Al-Muqtadir dalam Asmaul Husna, Dalil, Perbedaannya dengan Al-Qadir
Bagi perempuan yang akan mengalami siklus haid, sangat disarankan untuk melakukan akselerasi di awal bulan. Targetkan 1,5 atau 2 juz per hari di minggu pertama. Hal ini berfungsi sebagai tabungan halaman agar target 30 juz tetap tercapai meski terpotong masa berhalangan.
Di tahun 2026, integrasi teknologi sangat membantu. Gunakan aplikasi Al-Qur'an yang memiliki fitur tracking target harian. Membaca di transportasi umum saat berangkat kerja bisa menyelesaikan jatah halaman Zuhur atau Asar lebih awal.
Baca juga: Hukuman Hubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadan dan Urutan Kifaratnya
Menurut mayoritas ulama, membaca Al-Qur'an melalui aplikasi ponsel diperbolehkan tanpa wudu karena ponsel tidak dihukumi sebagai mushaf fisik. Ini mempermudah Anda mencicil bacaan di sela-sela jam kantor.
Baca juga: Makan Sahur Wajib Berhenti saat Awal atau Akhir Azan Subuh
Jangan mencoba mengejar ketertinggalan dalam satu waktu. Bagilah beban halaman yang tertinggal ke dalam 3 hari ke depan secara bertahap agar tidak merasa terbeban dan akhirnya menyerah.
Kualitas tetap utama. Namun, bagi yang sudah lancar, membaca dengan kecepatan sedang (hadr) tetap diperbolehkan selama tajwidnya benar agar target khatam tercapai.
Baca juga: Imsak sesuai Sunah Rasul bukan Bidah
Agar konsisten, gunakan checklist sederhana ini setiap hari:
Dengan taktik 7 menit ini, tidak ada lagi alasan tidak punya waktu untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an di bulan suci. Selamat mencoba dan semoga istikamah!
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved