Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SURAT Al-Waqi'ah adalah surat ke-56 di juz 27 dalam Al-Qur'an yang memiliki kedudukan istimewa. Dikenal sebagai surat yang membawa keberkahan rezeki, Al-Waqi'ah sebenarnya menyimpan makna mendalam tentang eskatologi atau hari akhir yang menjadi pengingat bagi setiap Muslim.
Ingin tahu lebih detail? Lanjut saja membaca artikel ini.
Secara bahasa, Al-Waqi'ah berarti peristiwa yang dahsyat atau hari kiamat yang pasti terjadi. Nama ini diambil dari ayat pertama yang menegaskan bahwa saat kiamat tiba, tidak ada satu pun makhluk yang dapat mendustakan kejadiannya.
Surat ini menggambarkan saat-saat tatanan alam semesta hancur dan manusia terbagi menjadi tiga golongan besar berdasarkan amal perbuatannya di dunia. Surat ini termasuk dalam golongan Makkiyah karena diturunkan di Mekah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah.
Berdasarkan riwayat dari Ibnu Abi Hatim, asbabun nuzul atau sebab turunnya beberapa ayat dalam surat ini berkaitan dengan kekhawatiran para sahabat. Saat itu, turun ayat yang menjelaskan bahwa golongan orang terdahulu (umat nabi-nabi sebelum Muhammad) lebih banyak yang masuk surga dibandingkan umat kemudian.
Mendengar hal tersebut, para sahabat bersedih. Allah SWT kemudian menurunkan ayat 39-40 yang berbunyi, "(Yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan besar (pula) dari orang-orang yang kemudian." Ayat ini memberikan kabar gembira bahwa umat Nabi Muhammad SAW pun memiliki kesempatan besar untuk menjadi penghuni surga.
Secara umum, surat ini turun untuk menjawab keraguan kaum musyrikin Quraisy tentang keberadaan hari kebangkitan.
Surat Al-Waqi'ah terbagi ke dalam beberapa poin penting yang menjadi pedoman hidup umat Islam:
Baca juga: Rahasia Keluarga Sakinah di Balik Teguran Allah dalam Surat At-Tahrim
Terdapat beberapa fadhilah atau keutamaan bagi mereka yang istikamah membaca surat ini:
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang membaca Surat Al-Waqi'ah setiap malam, ia tidak akan ditimpa kemiskinan atau kefakiran selamanya.
Membaca surat ini membantu seorang hamba menyadari bahwa rezeki telah diatur oleh Allah SWT, sehingga mengurangi kecemasan berlebih terhadap urusan duniawi.
Baca juga: Surat At-Taghabun Hari Ditampakkan Segala Kesalahan dan Ujian Keluarga
Karena isinya yang dominan membahas hari kiamat, surat ini menjadi alarm spiritual agar manusia tidak terlena dengan syahwat dunia dan selalu mempersiapkan bekal untuk akhirat.
Surat ini mengandung peringatan yang sangat berat tentang akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa surat Al-Waqi'ah dan surat-surat serupa (seperti Hud dan Al-Mursalat) telah membuat rambut beliau beruban karena memikirkan dahsyatnya hari kiamat.
Baca juga: Makna Surat Ath-Thalaq, Asbabun Nuzul, dan Keutamaan Membacanya
Dari abusyuja.com, ada sejumlah keutamaan lain membaca Surat Al-Waqi'ah. Berikut penjelasannya.
1. Surat Al-Waqi'ah termasuk Al-Mufashshal yang diberikan kepada Rasulullah SAW sebagai tambahan, sehingga beliau diberi keutamaan dibandingkan dengan nabi-nabi sebelumnya.
2. Surat Al-Waqi'ah membuat Rasulullah SAW beruban.
Abu Bakar berkata, "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, 'Apakah yang membuat tuan beruban?' Rasulullah SAW menjawab, 'Surat Hud, Al-Waqi’ah, Mursalat, 'amma yatasa alun (An-Naba'), dan idzasy-Syamsu kuwwirat (Al-Takwir).'" (Al-Hadis)
Baca juga: Rahasia Kecerdasan Ulama Mengapa Membaca Ratusan Kali Lebih Utama
3. Pembacanya akan dicintai Allah, tidak akan tertimpa kesengsaraan, kefakiran, kemiskinan dan mara bahaya.
Abi Abdullah berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca surat Surat Al-Waqi'ah di setiap malam Jumat, Allah mencintainya dan menjadikan seluruh umat manusia mencintainya. Ia (pembaca Surat Al-Waqi’ah) tidak tertimpa kesengsaraan, kefakiran, kemiskinan, dan marabahaya dunia. Ia pun termasuk golongan teman amirul mukminin. Surat ini dikhususkan untuk amirul mukminin dan tiada seorang pun yang bersekutu di dalamnya." (Tsawabul A’mal: 146)
Muhammad bin Hamzah berkata, Ash-Shidiq berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang merindukan surga dan sifatnya, bacalah Surat Al-Waqi'ah. Dan barangsiapa yang suka melihat sifat neraka, bacalah ayat sajadah dan Surat Luqman." (Tsawabul A'mal: 146)
4. Pembacanya menghadap Allah dengan wajah seperti bulan malam purnama.
Abu Ja’far berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca Surat Al-Waqi’ah setiap malam sebelum tidur, ia akan bertemu Allah (di akhirat) dengan wajah bersinar seperti bulan di malam bulan purnama." (Tsawabul A'mal: 146)
Baca juga: Tarawih 20 Rakaat Vs 8 Rakaat antara Umar bin Khattab dan Al-Bani
5. Pembacanya dicatat tidak termasuk orang-orang yang lupa serta menjadikan rumahnya dipenuhi dengan kebaikan.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Al-Waqi’ah), ia tidak dicatat termasuk golongan orang-orang yang lalai. Jika surat ini ditulis dan diletakkan di dalam rumah, rumah itu akan dipenuhi dengan kebaikan. Dan barangsiapa yang membacanya terus-menerus, ia dapat terhindar dari kefakiran, permintaannya dikabulkan, semakin terlindungi, pertolongan dan rezeki yang melimpah." (Tafsirul Burhan, Juz 7: 405)
6. Surat Al-Waqi'ah dapat dijadikan wasilah agar seseorang dimudahkan dalam sakaratul maut dan mayit dapat mendapatkan ampunan.
Ash-Shadiq berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya di dalam Surat Al-Waqi’ah terdapat manfaat yang tiada terhitung jumlahnya, di antaranya yaitu apabila dibacakan atas mayit, Allah akan memberikan ampunan kepadanya. Bila dibacakan kepada orang yang mendekati ajal kematiannya, Allah akan mempermudah ruhnya keluar dengan izin Allah." (Tafsirul Burhan, Juz 7: 405)
Baca juga: Mengapa Ash-Shamad Disebut Kunci Segala Hajat Ini Penjelasan Lengkapnya
| Detail Surat | Informasi |
|---|---|
| Nomor Surat | 56 |
| Jumlah Ayat | 96 Ayat |
| Golongan | Makkiyah |
| Arti Nama | Hari Kiamat / Peristiwa Besar |
Sangat diperbolehkan. Membaca Al-Qur'an di waktu fajar memiliki keberkahan tersendiri, sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Isra ayat 78.
Rahasianya terletak pada ketauhidan. Dengan membaca kandungan ayatnya, manusia mengakui bahwa Allah adalah pemilik segala sumber daya (air, tanah, tanaman), sehingga menumbuhkan sikap tawakal yang menjadi kunci datangnya rezeki.
Baca juga: Al Waqiah Surat ke Berapa Teks Arab, Latin, dan Artinya Ayat 1-96
Berdasarkan anjuran para ulama dan riwayat hadis, waktu yang sangat disarankan adalah pada malam hari atau setelah salat Ashar/Subuh.
Surat ini adalah bentuk ikhtiar batin (spiritual). Dengan membacanya, seseorang diajarkan untuk bertawakal sepenuhnya kepada Allah sebagai Maha Pemberi Rezeki, yang kemudian diiringi dengan ikhtiar lahiriah (bekerja).
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Seluruh isi surat ini adalah gambaran detail mengenai proses terjadinya kiamat dan keadilan Allah dalam membalas setiap perbuatan manusia.
Surat Al-Waqi'ah bukan sekadar mantra untuk mencari harta, melainkan pengingat bahwa dunia ini fana dan akhirat adalah tujuan utama. Dengan rutin membacanya, seorang Muslim akan mendapatkan ketenangan jiwa, keyakinan akan rezeki dari Allah, dan kesiapan menghadapi hari akhir. (I-2)
Baca juga: Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab, Latin, dan Arti
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Pelajari makna mendalam Surat Al-Hadid, sejarah Asbabun Nuzul, pesan utama tentang penciptaan besi, hingga keutamaan membacanya untuk spiritualitas.
Pelajari makna mendalam, asbabun nuzul (sebab turunnya), dan keutamaan membaca Surat At-Tahrim untuk perlindungan keluarga dan ketenangan batin.
Pelajari makna mendalam Surat Ath-Thalaq, sejarah asbabun nuzul ayat 1-3, serta keutamaan membaca 'Ayat Seribu Dinar' untuk rezeki dan ketenangan.
Pelajari makna mendalam Surat At-Taghabun, sejarah asbabun nuzul terkait ujian keluarga, hingga keutamaan membacanya untuk perlindungan diri.
Pelajari asbabun nuzul Surat Al-Munafiqun, ciri-ciri orang munafik menurut Al-Qur'an, serta keutamaan membacanya untuk menjaga kemurnian iman seorang muslim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved