Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Rahasia Keluarga Sakinah di Balik Teguran Allah dalam Surat At-Tahrim

Media Indonesia
19/2/2026 16:52
Rahasia Keluarga Sakinah di Balik Teguran Allah dalam Surat At-Tahrim
Ilustrasi.(Freepik)

SURAT At-Tahrim merupakan surat ke-66 dalam juz 28 di mushaf Al-Qur'an yang terdiri dari 12 ayat. Surat yang tergolong Madaniyah ini memiliki kedudukan penting, terutama dalam konteks pendidikan karakter dalam rumah tangga.

Nama At-Tahrim sendiri berarti Mengharamkan. Ini merujuk pada peristiwa penting dalam kehidupan Rasulullah SAW. Simak pemaparan berikut.

Makna Surat At-Tahrim

Secara mendalam, Surat At-Tahrim bermakna sebagai peringatan bahwa otoritas menghalalkan atau mengharamkan sesuatu hanyalah milik Allah SWT. Manusia, bahkan seorang Rasul sekalipun, tidak diperkenankan mengharamkan hal yang halal hanya karena tekanan sosial atau perasaan tidak enak kepada sesama manusia.

Surat ini juga mengandung makna transformasi diri melalui taubat dan pentingnya menjaga integritas dalam keluarga. Ia menjadi panduan bagaimana menghadapi konflik rumah tangga dengan cara yang bijaksana dan tetap bersandar pada hukum Allah SWT.

Asbabun Nuzul Surat At-Tahrim

Para ahli tafsir menyebutkan bahwa sebab turun bagian awal surat ini berkaitan dengan kehidupan domestik Rasulullah SAW. Terdapat dua narasi utama yang sering dirujuk oleh para ulama:

1. Kisah Madu dan Kecemburuan
Berdasarkan riwayat Imam Bukhari dari Aisyah RA, Nabi SAW sering meminum madu di rumah Zainab binti Jahsy. Hal ini menimbulkan kecemburuan pada istri-istri yang lain. Untuk menjaga perasaan mereka, Nabi SAW sempat bersumpah untuk tidak meminum madu lagi. Allah kemudian menurunkan ayat pertama sebagai teguran agar Nabi tidak mengharamkan apa yang dihalalkan Allah.
2. Kisah Mariyah Al-Qibthiyah
Riwayat lain menyebutkan bahwa Nabi SAW sempat mengharamkan dirinya berinteraksi dengan Mariyah Al-Qibthiyah demi menyenangkan hati Hafshah RA yang sedang cemburu. Ayat ini turun untuk meluruskan tindakan tersebut dan menekankan pentingnya kejujuran dalam hubungan suami-istri.

Keutamaan Membaca Surat At-Tahrim

Membaca Surat At-Tahrim secara rutin bukan sekadar ibadah lisan, tetapi juga memiliki keutamaan sebagai berikut:

  • Pedoman Perlindungan Keluarga: Melalui ayat 6, pembaca diingatkan untuk menjadi benteng bagi keluarganya (Quu Anfusakum wa Ahlikum Naara).
  • Motivasi Taubat Nasuha: Ayat 8 dalam surat ini adalah rujukan utama tentang konsep taubat yang murni, yang menjanjikan penghapusan dosa dan balasan surga.
  • Teladan Keteguhan Iman: Surat ini menyajikan perbandingan antara wanita yang durhaka (istri Nuh dan Luth) dengan wanita yang dijamin surga (Asiyah istri Firaun dan Maryam binti Imran), memberikan pelajaran bahwa keimanan adalah tanggung jawab individu.
  • Ketenangan Rumah Tangga: Memahami isi surat ini membantu suami dan istri memahami batas-batas hak dan kewajiban mereka di mata Allah.

Baca juga: Surat Al-Munafiqun Asbabun Nuzul, Kandungan Utama, dan Keutamaannya

Dilansir dari abusyuja.com, ada sejumlah keutamaan lain bagi pembaca Surat At-Tahrim.

1. Surat At-Tahrim termasuk al-Mufashal yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai tambahan, sehingga beliau memiliki keutamaan dibandingkan nabi-nabi pendahulunya.

2. Allah akan melindungi pembaca Surat At-Tahrim dari rasa takut dan sedih di hari kiamat, diselamatkan dari api neraka, dan dimasukkan ke dalam surga.

Abi Abdullah berkata, "Barangsiapa yang membaca Surat Ath-Thalaq dan At-Tahrim di dalam salat fardunya, Allah akan melindunginya dari menjadi orang yang takut dan bersedih hati di hari kiamat, ia akan diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke surga karena membaca dan memelihara dua surat itu. Karena sesungguhnya kedua surat itu ialah milik Nabi SAW." (Tsawabul A'mal, halaman 148)

Baca juga: Jarang Disadari, Inilah Rahasia Keberkahan Rezeki dalam Surat Al-Jumuah

3. Orang yang membaca Surat At-Tahrim akan memperoleh anugerah taubat nasuha serta disembuhkan dari racun yang berasal dari serangan binatang.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Barangsiapa yang membacanya (Surat At-Tahrim), Allah akan menganugerahkan (kepadanya) taubat nasuha. Barangsiapa yang membacanya kepada orang yang disengat (binatang), Allah akan menyembuhkannya dan racunnya tidak akan menjalar di dalam (tubuhnya). Dan jika ditulis, (dimasukkan ke dalam air) dan airnya dipercikkan atas orang yang pingsan (sakratulmaut), setan (yang menggodanya) akan terbakar." (Tafsirul Burhan, Juz 8: 48)

4. Surat At-Tahrim dapat dijadikan wasilah doa agar disembuhkan dari sakit demam, pingsan, insomnia (susah tidur), dan terbebas dari utang.

"Barangsiapa yang membacanya atas orang yang sakit, ia dapat menenangkannya. Barangsiapa yang membacanya atas orang yang demam, ia dapat mendinginkannya. Barangsiapa yang membacanya atas orang pingsan, ia dapat menyadarkannya. Barangsiapa yang membacanya atas orang yang sulit tidur, ia dapat menidurkannya. Jika seorang yang memiliki banyak utang dan membacanya secara terus menerus (istikamah), utangnya menjadi tidak tersisa (lunas) dengan izin Allah." (Tafsirul Burhan, Juz 8: 48)

Baca juga: Mengenal Makna Barisan dalam Surat Ash-Shaff dan Rahasia Kekuatan Umat

5. Surat At-Tahrim dapat dijadikan wasilah doa agar dibantu dalam pemulihan kondisi orang yang baru sembuh dari sakit. Adapun caranya yaitu dengan membaca Surat At-Tahrim ayat 8 secara istikamah.

Checklist Implementasi Surat At-Tahrim dalam Keseharian

Poin Tindakan Langkah Nyata
Pendidikan Agama Mengadakan taklim rutin bersama anak dan pasangan di rumah.
Kejujuran Membiasakan keterbukaan antar anggota keluarga untuk menghindari fitnah.
Taubat Membiasakan istighfar setiap malam sebelum tidur sebagai bentuk evaluasi diri.

Kesimpulan

Surat At-Tahrim adalah panduan etika yang sangat relevan untuk menjaga keutuhan dan kesucian rumah tangga. Dengan memahami asbabun nuzul dan maknanya, kita diajak untuk selalu menempatkan hukum Allah SWT di atas perasaan manusiawi serta bertanggung jawab penuh atas keselamatan spiritual keluarga kita.

Baca juga: Surat Al-Mumtahanah Makna, Asbabun Nuzul, dan Keutamaan Membacanya

FAQ (People Also Ask)

Apa pesan utama Surat At-Tahrim ayat 6?
Pesan utamanya adalah kewajiban setiap kepala keluarga untuk mendidik dan menjaga diri serta keluarganya agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang mengundang murka Allah dan siksa neraka.

Siapa saja wanita yang dicontohkan dalam Surat At-Tahrim?
Ada empat wanita yang disebut: Istri Nabi Nuh dan Istri Nabi Luth (sebagai contoh buruk/pengkhianatan), serta Asiyah (istri Firaun) dan Maryam binti Imran (sebagai teladan kesalehan).

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

Bagaimana cara melakukan Taubatan Nasuha sesuai surat ini?
Dengan meninggalkan maksiat, menyesali perbuatan, bertekad tidak mengulangi, dan jika berkaitan dengan manusia, segera menyelesaikan urusan atau meminta maaf.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya