Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Jarang Disadari, Inilah Rahasia Keberkahan Rezeki dalam Surat Al-Jumu'ah

Media Indonesia
16/2/2026 21:37
Jarang Disadari, Inilah Rahasia Keberkahan Rezeki dalam Surat Al-Jumu'ah
Ilustrasi.(Freepik)

SURAT Al-Jumu'ah merupakan surat ke-62 dalam juz 28 di Al-Quran yang terdiri dari 11 ayat. Masuk dalam golongan surat Madaniyah, surat ini memiliki kedudukan yang sangat penting bagi umat Islam, terutama terkait dengan pelaksanaan ibadah di hari Jumat yang merupakan sayyidul ayyam atau pemimpin hari-hari.

Secara etimologi, Al-Jumu'ah berarti Hari Jumat diambil dari kata yang bermakna berkumpul. Namun, lebih dari sekadar perintah berkumpul untuk salat, surat ini menyimpan pesan mendalam tentang pengagungan kepada Allah, pengutusan Rasulullah SAW, hingga etika dalam mencari rezeki.

Makna dan Kandungan Utama Surat Al-Jumu'ah

Surat ini dibuka dengan tasbih kepada Allah SWT yang Maha Raja, Maha Suci, Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana. Pada bagian awal, Allah mengingatkan tentang karunia-Nya yang mengutus Rasulullah SAW di tengah kaum yang buta huruf untuk menyucikan jiwa mereka dan mengajarkan Al-Kitab serta Al-Hikmah.

Salah satu poin krusial dalam surat ini adalah sindiran terhadap kaum yang memikul kitab suci namun tidak mengamalkannya, yang diibaratkan seperti keledai yang membawa kitab-kitab tebal. Ini menjadi pengingat bagi setiap Muslim agar tidak hanya sekadar membaca Al-Quran, tetapi juga memahami dan mempraktikkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan Keseimbangan

Surat Al-Jumu'ah mengajarkan bahwa spiritualitas dan profesionalisme harus berjalan beriringan. Seorang Muslim yang taat adalah mereka yang mampu menghentikan aktivitas dunianya demi Allah, tetapi kembali bekerja dengan giat setelah ibadah usai.

Asbabun Nuzul: Latar Belakang Turunnya Ayat 9-11

Memahami Surat Al-Jumu'ah tidak lengkap tanpa meninjau peristiwa yang melatarbelakangi turunnya (Asbabun Nuzul) ayat-ayat terakhir, khususnya ayat 9 hingga 11.

Diriwayatkan dalam hadis sahih, saat Rasulullah SAW sedang menyampaikan khutbah Jumat, tiba-tiba datanglah kafilah dagang yang dipimpin oleh Dihyah al-Kalbi dari Syam dengan membawa barang dagangan dan bunyi tetabuhan yang meriah.

Spontan, sebagian besar jemaah di dalam masjid keluar untuk melihat kafilah tersebut, hingga hanya tersisa 12 orang saja yang tetap duduk mendengarkan khutbah Nabi, termasuk Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Menanggapi peristiwa tersebut, Allah menurunkan ayat yang menegur tindakan tersebut dan menegaskan bahwa yang ada di sisi Allah (pahala dan keberkahan) jauh lebih baik daripada hiburan dan perniagaan.

Baca juga: Surat Al-Hasyr Asbabun Nuzul, Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya

Keutamaan Membaca Surat Al-Jumu'ah

Membaca dan merenungi Surat Al-Jumu'ah membawa berbagai keutamaan bagi seorang mukmin, di antaranya:

1. Sunnah Rasulullah SAW dalam Salat

Rasulullah SAW terbiasa membaca Surat Al-Jumu'ah pada rakaat pertama salat Jumat dan Surat Al-Munafiqun atau Al-A'la pada rakaat kedua. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pesan dalam surat ini untuk didengar secara rutin oleh umat Islam setiap pekannya.

2. Pengingat Keseimbangan Hidup

Melalui ayat 10, Allah memberikan rumus keberhasilan hidup, "Apabila salat telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung." Ini perintah untuk produktif secara ekonomi tanpa melupakan zikir kepada Allah.

Baca juga: Surat Al-Mujadilah Asbabun Nuzul, Pesan Pokok, Keutamaan Membacanya

3. Pembersih Hati dari Sifat Lalai

Rutin membaca surat ini membantu kita untuk tetap waspada terhadap fitnah dunia, terutama godaan harta dan kesenangan sesaat yang sering kali membuat manusia lalai dari kewajiban ibadah.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Surat Al-Jumu'ah

Pertanyaan Jawaban Singkat
Apa arti Al-Jumu'ah? Hari Jumat atau berkumpul.
Ayat mana yang melarang jual beli saat Jumat? Ayat ke-9.
Apa golongan surat ini? Madaniyah (diturunkan di Madinah).

Checklist Amalan Hari Jumat Berdasarkan Surat Al-Jumu'ah

  • Menyegerakan berangkat ke masjid saat mendengar azan.
  • Meninggalkan segala urusan pekerjaan/bisnis saat waktu salat Jumat tiba.
  • Menyimak khutbah dengan saksama (tidak berbicara atau bermain ponsel).
  • Melanjutkan aktivitas produktif/mencari nafkah setelah salat dengan niat ibadah.
  • Memperbanyak zikir di sela-sela aktivitas harian.

Demikian ulasan mendalam mengenai Surat Al-Jumu'ah. Semoga dengan memahami makna dan asbabun nuzulnya, kita bisa menjadi pribadi yang lebih seimbang dalam mengejar rida Allah dan keberkahan di dunia.

Baca juga: Surat Al-Mursalat Asbabun Nuzul, Pesan Pokok, dan Keutamaan Membacanya

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik