Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Peringatan Dini BMKG 14 Februari 2026: Sirkulasi Siklonik Picu Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Abi Rama
14/2/2026 00:35
Peringatan Dini BMKG 14 Februari 2026: Sirkulasi Siklonik Picu Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Ilustrasi angin kencang akibat cuaca ekstrem.(Dok. Freepik)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kombinasi fenomena tekanan rendah dan sirkulasi siklonik menjadi pemicu utama meningkatnya pertumbuhan awan hujan secara masif.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai provinsi.

Analisis Dinamika Atmosfer: Tekanan Rendah dan Konvergensi

Berdasarkan pantauan terbaru BMKG, terdapat wilayah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Lampung, daratan utara Australia, serta Teluk Carpentaria. Kondisi ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Samudera Hindia barat Bengkulu hingga barat daya Lampung.

Selain itu, sirkulasi siklonik terdeteksi di Samudera Hindia barat Aceh dan utara Kalimantan Barat. Hal ini memicu terbentuknya daerah pertemuan angin yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang wilayah terdampak.

Daftar Wilayah Waspada Hujan Lebat

BMKG memberikan perhatian khusus pada beberapa wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi:

  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Maluku Utara
  • Papua Tengah

Prakiraan Cuaca Kota Besar di Indonesia

Wilayah Barat (Sumatra, Jawa, Kalimantan)

Beberapa kota besar di wilayah barat diprediksi akan mengalami hujan petir, antara lain Bengkulu, Jakarta, dan Surabaya. Sementara itu, hujan sedang berpotensi terjadi di Yogyakarta.

Beberapa kota lainnya seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, hingga Semarang diprakirakan mengalami hujan ringan. Adapun wilayah seperti Pontianak, Samarinda, dan Banjarmasin diprediksi akan diselimuti awan tebal sepanjang hari.

Wilayah Timur (Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua)

Untuk wilayah timur Indonesia, hujan petir diprediksi terjadi di Kendari dan Kupang. Kota-kota seperti Jayawijaya dan Merauke diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Masyarakat di Denpasar, Makassar, Manado, hingga Jayapura diimbau tetap sedia payung karena potensi hujan ringan masih membayangi. Sementara itu, wilayah Mamuju perlu mewaspadai munculnya asap atau kabut yang dapat mengganggu jarak pandang.

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem

  1. Pantau informasi cuaca secara berkala melalui situs resmi bmkg.go.id.
  2. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang.
  3. Pastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat.
  4. Siapkan tas siaga bencana jika berada di wilayah rawan longsor.

FAQ: Pertanyaan Terkait Cuaca 14 Februari 2026

Apa penyebab cuaca ekstrem pada 14 Februari 2026?

Cuaca ekstrem disebabkan oleh adanya wilayah tekanan rendah di Samudera Hindia dan sirkulasi siklonik yang memicu terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan angin di berbagai wilayah Indonesia.

Kota mana saja yang diprediksi mengalami hujan petir?

Kota-kota yang diprediksi mengalami hujan petir antara lain Jakarta, Surabaya, Bengkulu, Kendari, dan Kupang. Masyarakat di wilayah ini diminta waspada terhadap sambaran petir dan dampak angin kencang.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya