Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA masyhur sebagai salah satu lumbung kekayaan kuliner terbesar di dunia. Namun, sebuah fakta mendasar terungkap: hingga saat ini, bangsa ini belum memiliki kerangka definisi "Masakan Indonesia" yang disepakati secara nasional.
Tanpa fondasi konseptual yang kokoh, diskursus kuliner selama ini sering kali terjebak sebatas pada promosi produk, daftar menu, atau kepentingan pasar semata.
Menyikapi kekosongan tersebut, Dewan Kuliner Indonesia (DKI) menggelar diskusi publik bertajuk Apa Itu Masakan Indonesia? Menyusun Kerangka Definisi Nasional di Restoran TAMU, Jakarta Selatan, pada 31 Januari 2026. Diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Kongres Kuliner Indonesia 2026.
Tujuan utama dari dialog ini adalah menggeser perspektif publik agar melihat masakan Indonesia sebagai sebuah sistem budaya yang hidup, bukan sekadar produk makanan untuk dikonsumsi.
Moderasi oleh Ray Janson, Presidium Dewan Kuliner Indonesia, menegaskan pentingnya menempatkan perbincangan ini pada level konseptual dan strategis.
"Perbincangan tentang masakan Indonesia perlu ditempatkan pada level konseptual dan strategis, bukan semata-mata selera atau nostalgia," tegas Ray Janson.
Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber yang membedah definisi kuliner dari sudut pandang berbeda:
Secara historis, tradisi kuliner di tanah air merupakan warisan panjang "Masakan Nusantara" yang terbentuk melalui interaksi budaya, perdagangan global, migrasi, hingga kolonialisme jauh sebelum negara-bangsa ini berdiri.
Tantangan besarnya adalah menentukan apakah masakan Indonesia merupakan entitas kultural yang sudah mapan atau sebuah konstruksi modern.
Hasil dari diskusi ini diharapkan menjadi bahan konseptual utama dalam merumuskan arah identitas dan kebijakan kuliner masa depan.
Dewan Kuliner Indonesia berkomitmen membawa prinsip-prinsip yang inklusif dan berbasis sejarah ini ke tingkat diskursus yang lebih luas pada Kongres Kuliner Indonesia 2026 mendatang.
Langkah awal ini menjadi pengingat kolektif bahwa mendefinisikan rasa nasional adalah tugas strategis untuk memperkuat posisi kuliner sebagai warisan budaya sekaligus kekuatan ekonomi bangsa. (Z-1)
Dengan mempertahankan kekayaan cita rasa dan budaya kuliner, para chef diharapkan memanfaatkan sumber daya Indonesia dan mengeksplorasi teknik memasak yang lebih kreatif.
Tak hanya memperlihatkan cara memasak, Chef Steby juga membeberkan fakta dan tips dalam mengolah masakan tersebut.
Buntut series seperti Nasi Goreng Buntut, Sup Buntut, dan Oxtail Cabe Ijo serta Smoked Beef Bacon Carbonara.
Aktor Korea Selatan Ji Chang Woo mengungkapkan kagumnya terhadap Indonesia selama kunjungannya kali ini.
Minat masyarakat global terhadap masakan tradisional Indonesia semakin meningkat. Selain itu, chef asal Indonesia dikenal karena kerapihan, kebersihan, dan rasa masakan yang luar biasa.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
SEPANJANG Ramadan 2026, berbagai atraksi dan daya tarik untuk mendukung aktivitas masyarakat dihadirkan di Tangerang, salah satunya Ramdan Adventure.
Membawa cita rasa Bali serta keahlian Chef Syrco Bakker yang telah meraih dua bintang Michelin ke Jakarta, Syrco Base menerjemahkan filosofi kulinernya yang khas ke dalam konteks urban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved