Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
CURAH hujan yang diprediksi tetap tinggi hingga akhir Januari meningkatkan risiko penyebaran berbagai penyakit, salah satunya adalah leptospirosis. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap penularan bakteri yang kerap terbawa melalui genangan air banjir dan lingkungan yang kotor.
Dokter Umum RS Sari Asih Cipondoh Tangerang, dr. Putri Mutiara Sari, menjelaskan bahwa leptospirosis adalah penyakit infeksi zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia.
Penularan utama terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
"Kondisi lingkungan yang basah dan banjir inilah yang menjadi sarana utama penyebaran bakteri leptospira dari urine tikus ke lingkungan manusia. Penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat," ujar Putri, Kamis (29/1).
Mengingat masa inkubasi bakteri ini, gejala biasanya tidak langsung muncul seketika, melainkan satu hingga dua minggu setelah seseorang terpapar. dr. Putri memaparkan beberapa tanda klinis yang harus diwaspadai, di antaranya:
Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk segera melakukan pemeriksaan medis jika merasakan tanda-tanda tersebut, terutama setelah melakukan kontak dengan air banjir.
"Diagnosis dini dan pemberian antibiotik yang tepat sangat krusial untuk mencegah komplikasi organ dalam," tambahnya.
Sebagai bentuk perlindungan diri, Putri menyarankan beberapa langkah praktis bagi masyarakat yang beraktivitas di area rawan genangan. Penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sepatu bot dan sarung tangan sangat dianjurkan saat melewati genangan atau saluran air.
Selain itu, karena bakteri Leptospira dapat masuk melalui luka sekecil apa pun, masyarakat diminta untuk selalu menutup luka dengan plester kedap air.
Mencuci tangan dan kaki dengan sabun segera setelah kontak dengan air banjir juga menjadi prosedur wajib untuk meminimalkan risiko.
"Jaga kebersihan rumah agar tidak menjadi sarang tikus dengan menutup akses masuk dan mengelola sampah dengan benar," pesan dr. Putri.
Meskipun leptospirosis ringan sering kali bersifat self-limiting disease atau dapat sembuh dengan sendirinya melalui perawatan suportif, kondisi ini tidak boleh diremehkan.
Bagi pasien yang menunjukkan gejala berat, intervensi medis melalui antibiotik menjadi keharusan.
"Namun, untuk leptospirosis yang bergejala berat, pemberian antibiotik disarankan untuk mencegah komplikasi," pungkasnya. (Ant/Z-1)
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Leptospirosis menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama saat musim hujan dan pascabanjir.
Hingga akhir November 2025, Dinas Kesehatan Klaten mencatat terdapat 133 kasus leptospirosis dengan 22 di antaranya meninggal dunia.
Kasus leptospirosis di Klaten sepanjang Januari hingga November melonjak drastis dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved