Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

133 Kasus Leptospirosis di Klaten, 22 Meninggal Dunia, Dinkes Gencarkan Edukasi Gejala Penyakit

Media Indonesia
01/12/2025 19:43
133 Kasus Leptospirosis di Klaten, 22 Meninggal Dunia, Dinkes Gencarkan Edukasi Gejala Penyakit
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KASUS leptospirosis di Klaten sepanjang Januari hingga November melonjak drastis dibandingkan periode yang sama pada 2024. Hingga November, Dinas Kesehatan Klaten mencatat terdapat 133 kasus leptospirosis dengan 22 di antaranya meninggal dunia.

Berdasarkan catatan Dinkes, kasus terbanyak ada di Kecamatan Gantiwarno dan Kecamatan Wedi masing-masing  21 dan 17 kasus. 

Kepala Pokja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Wahyuni Nugraheni mengungkapkan keprihatinannya atas melonjaknya kasus leptospirosis tahun ini dibandingkan tahun lalu.

“Tahun lalu ada sekitar 37 kasus, sementara tahun ini sampai November sudah sebanyak 133 kasus,” kata Wahyuni pada awak media, Senin (24/11/2025).

Dinas Kesehatan Kabupaten juga melakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala leptospirosis dan penanganan bila mengalami gejala tersebut. 

Warga diimbau untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan ketika mengalami gejala awal sekaligus menyampaikan faktor risiko yang dialami.

“Faktor risiko itu misalnya bekerja di area pertanian yang banyak tikus, atau baru membersihkan rumah yang terdapat banyak tikus,” jelasnya.

Selain edukasi, pengendalian reservoir penyakit terutama populasi tikus juga menjadi fokus utama.

“Harapannya, masyarakat ikut aktif mengendalikan perkembangan tikus di rumah dan lingkungan sekitarnya,” imbuhnya.

Untuk mencegah penularan lebih luas, Dinas Kesehatan juga melakukan pemeriksaan terhadap hewan pembawa bakteri leptospira. Di wilayah Kecamatan Wedi, petugas mendapati tikus positif mengandung bakteri tersebut. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya