Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pakar: Modifikasi Cuaca Penting untuk Redam Hujan Lebat akibat Cuaca Ekstrem

M Ilham Ramadhan Avisena
23/1/2026 13:06
Pakar: Modifikasi Cuaca Penting untuk Redam Hujan Lebat akibat Cuaca Ekstrem
Hujan deras di Jakarta.(Dok. Antara)

KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 2017-2025 Dwikorita Karnawati menilai langkah pemerintah dalam menangani dan mengendalikan cuaca ekstrem saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Upaya yang dilakukan, terutama melalui operasi modifikasi cuaca, dinilai cukup efektif dalam menekan dampak hujan ekstrem berintensitas tinggi yang terjadi secara beruntun di sejumlah wilayah.

Dwikorita menyebutkan, berdasarkan pengalaman dan pemantauan yang ada, penanganan cuaca ekstrem mampu menurunkan curah hujan secara signifikan. "Penanganannya sudah cukup efektif, berhasil mengurangi curah hujan kurang lebih 30%," ujarnya saat dihubungi, Jumat (23/1). 

Ia menjelaskan, hujan dengan kategori lebat hingga ekstrem memang sulit untuk dicegah sepenuhnya. Namun, intensitasnya masih dapat ditekan agar dampaknya tidak semakin besar. 

Menurutnya, hujan ekstrem dengan intensitas di atas 150 milimeter bisa diturunkan menjadi hujan sangat lebat dengan kisaran 100-150 milimeter. Sementara hujan sangat lebat dapat ditekan menjadi hujan lebat, dan hujan lebat masih bisa dikurangi hingga berada pada kategori hujan sedang.

"Untuk hujan lebat dapat dikurangi intensitasnya menjadi hujan dengan intensitas sedang," jelas Dwikorita. 

Meski demikian, Dwikorita menilai efektivitas pengendalian cuaca masih bisa ditingkatkan. Salah satunya melalui penyusunan strategi penerbangan modifikasi cuaca yang lebih presisi, mulai dari waktu, durasi, hingga kecepatan serta arah pertumbuhan dan pergerakan awan. Selain itu, faktor sumber daya juga menjadi kunci keberhasilan.

"Jumlah pesawat dan crewnya perlu lebih ditambah dengan menyesuaikan luasnya area atau banyaknya wilayah provinsi yang mengalami cuaca ekstrem dalam waktu yang bersamaan," pungkasnya.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya