Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Semarang Semarang Tengah Gabahan dan SPPG Semarang Semarang Tengah Brumbungan, sangat senang bisa bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu. Karena merasakan manfaat dan sangat terbantu secara ekonomi setelah bekerja di SPPG, mereka meminta Program MBG terus berlanjut.
Sugiyono, Ketua Rukun Warga (RW) sekaligus relawan SPPG Kota Semarang Semarang Tengah Gabahan, mengaku sudah terinfo sejak awal ketika dapur MBG itu mulai dibangun. Lalu, sejak SPPG mulai beroperasi, hampir semua warganya bekerja di kedua dapur itu. “Dengan adanya dapur MBG, warga saya yang awalnya pengangguran, sekarang jadi punya pekerjaan,” ujarnya di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 10 Januari 2026.
Banyak ibu rumah tangga di wilayah RW-nya ikut bekerja di dapur MBG. Sebagai relawan dapur MBG, mereka bekerja sebagai pencuci ompreng, petugas penyiapan bahan makanan sebelum diolah, tukang masak, bagian pemorsian, hingga petugas pengantar makanan hingga sopir. “Warga saya antusias, setiap RT pasti ada yang bekerja di dapur sini,” kata Sugiyono. Ia pun bekerja sebagai relawan di dapur SPPG, di bagian keamanan.
Ketua RW itu menjelaskan dirinya bekerja sebagai security dengan dua shift, pagi dan siang, dengan jam kerja 12 jam. Ia mengaku pendapatannya tidak selalu sama dalam satu periode, tapi kadang diberi tambahan. “Pendapatan setiap 2 minggu kadang Rp1.500.000, kadang Rp1.600.000, kadang Rp1.700.000, tergantung hari liburnya,” kata Sugiyono.
Sementara Irfan, relawan SPPG Kota Semarang Semarang Tengah Brumbungan, bekerja di SPPG itu sejak 29 September 2025. Sebelumnya ia bekerja dengan motornya, menjelajahi jalanan kota Semarang, sebagai ojek online. Sebagai pengemudi ojek online, pendapatannya tak pasti. Karena itu ia kemudian bergabung menjadi relawan dapur MBG. “Saya lebih senang bekerja di dapur,” ujarnya.
Di SPPG itu, Irfan bekerja sebagai relawan di bagian cleaning service. Sejak bekerja di dapur MBG ia mengaku mendapatkan penghasilan yang jelas dan pasti. “Kalau bekerja di dapur, saya mendapatkan pendapatan pasti Rp110.000 per hari,” ujarnya.
Baik Sugiyono maupun Irfan mengaku banyak sukanya saat bekerja di dapur MBG. “Kita enjoy bekerja di sini,” kata Sugiyono. Sementara menurut Irfan, ia senang bekerja di dapur karena banyak mendapat rekan baru. “Selain itu juga ada acara olahraga bareng, mini soccer, bersama kawan-kawan,” ujarnya.
Karena itu keduanya merasa bersyukur. “Alhamdulillah dengan adanya MBG, ekonomi masyarakat meningkat. Biasanya kekurangan, sekarang jadi terpenuhi kebutuhannya,” kata Sugiyono. Dampak positif lainnya, jika masak berlebih, makanan kemudian dibagi-bagi ke warga sekitar dalam acara Jumat berkah. “Saya berharap, MBG terus berlanjut,” kata Irfan. (RO/Z-2)
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KEPALA BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpesan agar seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), fokus pada peningkatan SPPG
PRESDIEN Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi gratis atau MBG tak akan dihentikan meski mendapat kritik terkait besarnya kebutuhan anggaran di tengah tekanan fiskal.
Prabowo menyatakan penindakan dilakukan secara tegas terhadap dapur yang tidak memenuhi standar, dengan pengawasan langsung di lapangan.
Dia menyebut Program MBG akan kembali disalurkan kepada para penerima per 31 Maret 2026.
Penghentian sementara operasional MBG ini merupakan bagian dari manajemen strategis agar distribusi tetap tepat sasaran.
Video pria joget di dapur MBG viral. BGN beri teguran keras dan bekukan SPPG karena tak sesuai standar dan tanpa APD.
Dalam aksinya, warga tetap mendukung Program MBG yang diluncurkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto Namun menolak pembangunan Dapur MBG tanpa izin warga.
Puluhan Kepala SPPG di Solo Raya laporkan minimnya ruang istirahat dan peralatan dapur tak standar. BGN ancam suspend mitra nakal
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Waka BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan mitra Program Makan Bergizi Gratis wajib menyiapkan ruang istirahat layak dan peralatan dapur baru. Pelanggaran terancam disuspend.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati menegaskan pengawasan ketat bahan baku dan alat dapur SPPG guna mencegah insiden keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved