Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Program Cek Kesehatan Gratis Tembus 70,2 Juta Peserta

M Iqbal Al Machmudi
31/12/2025 11:20
Program Cek Kesehatan Gratis Tembus 70,2 Juta Peserta
Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah siswa dalam Cek Kesehatan Gratis (CKG).(Dok. Antara)

PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025. Berdasarkan Daily Report CKG per 29 Desember 2025 pukul 22.15 WIB, tercatat 70.292.151 peserta hadir dari total 73.128.356 pendaftar, atau setara 96,12 persen.

Capaian tersebut didominasi oleh CKG Umum dengan tingkat kehadiran mencapai 96,97 persen. Dari 47.393.692 pendaftar, sebanyak 45.957.044 orang tercatat hadir dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, CKG Sekolah juga menunjukkan partisipasi tinggi. Dari 25.734.664 pendaftar, sebanyak 24.335.107 peserta hadir atau setara 94,56 persen. Program ini menjangkau siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, termasuk pesantren dan sekolah luar biasa (SLB).

Program yang merupakan quickwin Preside Prabowo Subianto itu telah dilaksanakan di 38 provinsi dengan dukungan 514 kabupaten/kota serta melibatkan 10.588 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Pada sektor pendidikan, CKG Sekolah mencatat sebanyak 16.758.454 siswa telah memperoleh pemeriksaan kesehatan lengkap. Pelaksanaan program ini didukung ribuan puskesmas yang aktif melayani sekolah-sekolah di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam program CKG selama hampir satu tahun pelaksanaan.

"Capaian lebih dari 70 juta peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara rutin," kata Aji dalam keterangannya, Rabu (31/12).

Ia juga mengapresiasi dedikasi para tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan CKG di berbagai daerah.

“Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam memastikan layanan CKG dapat menjangkau masyarakat, baik di puskesmas, sekolah, maupun komunitas," ujar Aji.

Menurut Aji, keberhasilan program CKG merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat. 

Ke depan, Kementerian Kesehatan berharap CKG terus diperkuat sebagai fondasi layanan kesehatan promotif dan preventif guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya