Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Diskusi di Habibie Center, Menkes Sebut Skrining Kusta akan Disertakan di CKG

Putri Rosmalia Octaviyani
15/1/2026 19:13
Diskusi di Habibie Center, Menkes Sebut Skrining Kusta akan Disertakan di CKG
Diskusi tentang penyakit kusta di The Habibie Center, Jakarta.(Dok. Antara)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah tengah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat eliminasi kusta. Salah satu yang akan segera dilakukan adalah dengan menyertakan skrining kusta dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hal itu diungkapkan Budi dalam diskusi di The Habibie Center, Jakarta.

"Kita tinggal ubah sedikit isinya, tadinya belum ada screening lepra (kusta). Sekarang kita masukin screening lepra. Mulai tahun ini," kata Budi di Jakarta, Kamis, (15/1).

Dijelaskan Budi, saat ini ada sekitar 13.000-15.000 penderita kusta di Indonesia. Namun, ia menyatakan ada potensi jumlahnya bisa lebih banyak dari angka tersebut. Karena itu skrining gencar akan terus dilakukan.

Pihaknya  mendorong skrining kusta yang masif dengan memberi penghargaan pada kepala daerah dan puskesmas yang banyak menemukan kasus kusta.

Selain memasukkan skrining kusta di CKG, Budi mengatakan pemerintah juga akan melakukan tes PCR bagi penduduk di Indonesia Timur. Kemudian, pihaknya juga mengobati pasien hingga sembuh, baik selama 6 bulan ataupun 12 bulan.

Ia berharap di tahun 2030 Indonesia sudah akan bisa bebas kusta.
 
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina The Habibie Center Ilham Akbar Habibie mengatakan, Indonesia adalah satu dari tiga negara dengan kasus kusta yang banyak, selain India dan Brazil. Karena itu dibutuhkan komitmen kuat untuk bisa mewujudkan Indonesia bebas penyakit kusta.

"Untuk kita benar-benar bisa memberantas ini, kita perlu adanya pendekatan. Ya tentu ada kebijakan medis, Tapi juga ada pendekatan secara sosial, bahkan agama," katanya. (Ant/H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik