Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap komitmen Sasakawa Foundation dalam upaya mengeliminasi penyakit kusta di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta sekaligus Ketua Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, usai bertemu Presiden di Hambalang, Bogor, Jumat (16/1). Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyatakan kesiapan pemerintah untuk menyokong berbagai kegiatan medis maupun sosial guna memutus rantai penyebaran penyakit kusta yang hingga kini masih menjadi tantangan di Tanah Air.
"Beliau (Presiden Prabowo) telah menunjukkan dukungan penuh kepada kami untuk melaksanakan berbagai kegiatan guna mengeliminasi penyakit ini," ujar Yohei melalui keterangannya, Jumat (16/1).
Yohei menekankan bahwa hambatan terbesar dalam penanganan kusta di Indonesia bukan hanya masalah medis, melainkan tingginya tingkat misinformasi di masyarakat. Akibatnya, penderita maupun penyintas kusta seringkali mendapatkan stigma negatif dan pengucilan.
"Dukungan nasional secara menyeluruh sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak lagi mendiskriminasi mereka. Inilah salah satu poin utama mengapa kami meminta dukungan penuh dari Presiden," tambah Yohei.
Selain dukungan pemerintah, upaya pemberantasan kusta kali ini juga merangkul tokoh digital untuk menyasar generasi muda. Influencer Arnold Saputra menyatakan ketertarikannya untuk berkontribusi dalam menyuarakan kampanye penyembuhan kusta melalui media sosial.
Arnold bersama sejumlah tokoh daring lainnya berkomitmen untuk meluruskan persepsi keliru mengenai penularan kusta. Ia menegaskan bahwa kusta tidak semudah yang dibayangkan dalam hal penularan, asalkan ditangani dengan tepat.
"Langkah pertama adalah online education. Saya dan teman-teman akan menginfokan bahwa kusta itu tidak seperti yang kita pikirkan selama ini. Penyakit ini tidak mudah menular, dan yang paling penting, obat-obatannya sudah disediakan gratis oleh Sasakawa-san dan tim untuk Indonesia," tutur Arnold. (E-4)
Penanganan kusta tidak dapat dilihat hanya dari sisi medis. Faktor sosial memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan pengendalian penyakit ini.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah tengah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat eliminasi kusta. Salah satunya dengan menyertakannya di CKG.
Indonesia masih menempati peringkat tiga besar negara dengan jumlah kasus kusta terbanyak di dunia.
UPAYA eliminasi kusta di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterlambatan deteksi dini hingga hambatan sosial berupa stigma dan diskriminasi.
UPAYA eliminasi kusta di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterlambatan deteksi dini hingga hambatan sosial berupa stigma dan diskriminasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved