Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ilham Habibie Minta Pemanfaatan CKG hingga Pendekatan Agama untuk Eliminasi Kusta

M Iqbal Al Machmudi
15/1/2026 15:16
Ilham Habibie Minta Pemanfaatan CKG hingga Pendekatan Agama untuk Eliminasi Kusta
Konferensi pers The Habibie Center terkait kusta.(Dok. MI)

KETUA Dewan Pembina The Habibie Center, Ilham Akbar Habibie, mengatakan dalam upaya memberantas kusta di Indonesia, memerlukan pendekatan melalui kebijakan medis seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), sosial, hingga agama.

"Memberantas kusta perlu adanya pendekatan kebijakan medis, sosial, bahkan agama. Dari segi pemerintah, semenjak tahun lalu skrining untuk mengetahui apakah seseorang terkena kusta atau tidak merupakan bagian dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Jika mengetahui secara dini apakah kita terkena kusta atau tidak kemungkinan cacatnya kecil," kata Ilham di Perpustakaan Wisma Habibie Ainun Library, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).

Ia mengatakan, meskipun sudah diterangkan berkali-kali masih banyak ketidakpercayaan di kalangan masyarakat tentang kusta. Karena mereka punya stigma bahwa kusta merupakan kutukan yang sudah lama dan menjadi bagian dari budaya.

"Jadi biarpun mereka sudah sembuh dari kusta, tapi mereka diam-diam tidak mau diketahui pernah terkena kusta, Jadi selain ada pendekatan dari segi agama misalnya ada fatwa Atau apa Untuk memberikan dorongan Bahwa ini benar-benar sesuatu hal Yang harus kita ketahui Dan ini sesuai dengan berbagai macam ilmu bahkan sama dari agama," ungkap putra pertama dari B.J Habibie tersebut.

Ilham menjelaskan The Habibie Center ikut bagian dalam upaya eliminasi kusta di Indonesia karena kesehatan seperti kusta dan stunting merupakan perhatian terhadap demokrasi.

"Jadi ini adalah salah satu upaya untuk kita memperbaiki kualitas hidup masyarakat di Indonesia, di mana kita mengandung kepada satu sistem politik yang bernama demokrasi," pungkasnya.  (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya