Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Siklon Tropis Senyar November 2025 memicu bencana masif di Asia Tenggara, mencatatkan korban jiwa tertinggi di Indonesia (mencapai 1.053 jiwa per 16 Desember) akibat kombinasi hujan ekstrem dan kerusakan lingkungan. Sementara, korban jiwa akibat Siklon Senyar di Malaysia dan Thailand relatif rendah (<30 jiwa).
Skala kerusakan dari banjir Sumatra diperparah kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang. Sejumlah desa di Aceh yang kini menjadi lautan kayu gelondongan adalah Tanjung Karang, Lintang Bawah, dan Sukajadi di Aceh Tamiang, dan Gampong Gedumbak di Aceh Utara. Sementara, di Sumatra Utara (Sumut) terjangan kayu gelondongan terjadi di Desa Angoli dan Aek Garoga di Batangtoru.
Bencana Siklon Senyar di Indonesia vs Malaysia vs Thailand
|
Indikator |
Indonesia (Sumatera) |
Malaysia (Kelantan, Pahang) |
Thailand (Songkhla, Narathiwat) |
|
Peringatan Dini (BMKG/Met Dept.) |
Awal (H-3): Peringatan dini sudah dikeluarkan 3 hari sebelum landfall (curah hujan ekstrem). |
Awal (H-3): Peringatan dini curah hujan lebat diumumkan secara luas. |
Awal (H-3): Peringatan banjir dan evakuasi diumumkan dini oleh Disaster Prevention Dept. |
|
Wilayah Terdampak |
3 Provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar) dengan ratusan desa. |
7 Negara Bagian (Terutama Kelantan, Terengganu, Pahang, Perak). |
n/a |
|
Fokus Isolasi |
Wilayah pegunungan di hulu yang terpotong oleh longsor dan banjir bandang. |
Wilayah pedesaan di dataran rendah yang terendam air sungai. |
n/a |
|
Korban Jiwa (Total/Estimasi) |
Tertinggi (1.053 jiwa, 400+ hilang) |
Terendah (<10 jiwa) |
Rendah (<20 jiwa) |
|
Jumlah Pengungsi (Puncak) |
Tertinggi (606.040 mengungsi) |
Rendah (>34.000 jiwa mengungsi) |
Rendah (<50.000 jiwa mengungsi) |
|
Kecepatan Evakuasi |
Lambat/Mandiri: Evakuasi sering terlambat dan terhambat oleh kerusakan lingkungan yang memicu banjir bandang yang cepat. |
Cepat/Terpusat: Evakuasi yang terorganisir, menggunakan Civil Defence Force untuk memindahkan puluhan ribu orang ke pusat-pusat bantuan. |
Sistematis: Cepat melakukan evakuasi berbasis sistem peringatan dini di wilayah rawan banjir langganan. |
|
Respons Logistik (H+7) |
Terganggu: Distribusi logistik terhambat parah karena akses darat putus (jembatan/longsor) di ratusan titik, membutuhkan banyak helikopter. |
Efisien: Logistik disalurkan dengan relatif cepat oleh Angkatan Bersenjata ke pusat-pusat penampungan (sekolah/masjid). |
Fokus Pesisir: Respons logistik cepat ke wilayah pesisir. Akses tidak terputus separah Indonesia. |
|
Pembersihan Jalan Utama |
Jaringan jalan nasional (Lintas Sumatera) lumpuh parah, perbaikan lebih dari 14 hari di banyak segmen. |
Jalan utama nasional/tol relatif cepat dibuka kembali dalam 7-10 hari karena kerusakan tidak seluas Indonesia. |
Akses jalan dapat dibuka, kurang dari 10 hari pascabencana. |
Disparitas kerentanan bencana di Asia Tenggara:
Indonesia kini menghadapi tantangan ganda: pemulihan infrastruktur yang hancur, sekaligus perbaikan krisis ekologis struktural yang menjadi biang keladi di balik tingginya korban jiwa. Pemerintah dituntut untuk tidak hanya membangun kembali, tetapi juga merevitalisasi DAS kritis secara fundamental.
Desakan Status Bencana Nasional dan Akses Bantuan Internasional di Indonesia:
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
PERAN dunia usaha dalam penanganan bencana semakin terlihat melalui kolaborasi lintas sektor yang mengedepankan kecepatan distribusi dan skala bantuan.
Pascabanjir Batang Toru, warga Desa Garoga berharap pemulihan lahan pertanian. Simak kisah haru para pengungsi yang menanti hari ceria di tengah lumpur.
SUNGGUH lama dan sangat perih penderitaan ribuan warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani bencana di sejumlah wilayah Sumatra, meskipun peristiwa tersebut tidak ditetapkan sebagai bencana nasional.
PERKUMPULAN Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI) menyampaikan sikap terkait penanganan banjir dan longsor yang melanda Sumatra.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah dilakukan skala nasional sejak 26 November 2025
Seskab Teddy Indra Wijaya menepis kritik lambatnya penanganan bencana di Sumatera. Ia tegaskan pemerintah bergerak cepat tanpa sorot kamera.
Hal tersebut diperoleh Evello setelah menganalisis narasi dari 11.706 video di Tiktok, 9.173 unggahan di Instagram dan 18.371 unggahan video Youtube.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved