Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH pemerintah mengalihfungsikan fasilitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi dapur umum saat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mendapat sorotan positif. Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah, menilai kebijakan ini sangat tepat dan membuktikan kehadiran cepat negara dalam situasi darurat.
Menurut Trubus, dapur MBG dirancang dengan standar fasilitas yang jelas, sistem distribusi yang teratur, dan rantai pasok yang stabil untuk menyuplai makanan harian bagi anak sekolah. Oleh karena itu, MBG tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pemenuhan gizi harian pelajar, tetapi juga dapat menjadi sistem darurat pangan nasional yang efektif ketika terjadi gangguan atau krisis.
“Dalam situasi bencana, kecepatan adalah faktor utama. Dapur MBG sudah tersedia dan beroperasi setiap hari untuk menyuplai makanan kepada anak sekolah. Maka ketika terjadi bencana, fasilitas itu langsung dapat dialihfungsikan untuk membantu korban, tanpa jeda waktu membangun dapur umum baru,” ujar Trubus dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).
Lebih lanjut Trubus menepis kekhawatiran mengenai potensi tumpang tindih anggaran. Ia menegaskan dana MBG dan dana penanganan bencana memiliki struktur pendanaan mandiri serta pos anggaran masing-masing. Ia tidak sependapat dengan pandangan yang mengusulkan pengalihan anggaran MBG untuk penanganan bencana, sebab tindakan tersebut dapat mengganggu perencanaan jangka panjang dan keberlanjutan program MBG.
“Dana MBG dan dana bencana sudah memiliki pos anggaran masing-masing. Keduanya berjalan berdampingan dan tidak saling mengganggu. Justru keduanya saling menguatkan agar sasaran pemenuhan makanan untuk anak sekolah maupun korban bencana bisa tercapai dengan baik,” ujarnya.
“Pemerintah tentu sudah mengatur secara teknis alur penggunaan anggaran. Selama prosesnya sesuai prosedur, tidak ada konsekuensi hukum, tidak ada potensi audit bermasalah, dan tidak ada ruang penyalahgunaan. Yang penting, pelaksanaannya berjalan lancar dan korban bencana terpenuhi kebutuhannya,” lanjut dia.
Trubus mengingatkan Badan Gizi Nasional untuk memperkuat fungsi monitoring untuk menjaga kualitas makanan MBG selama masa penanganan bencana. Koordinasi yang lemah dapat memunculkan masalah seperti keterlambatan pasokan atau penurunan kualitas pangan yang berujung pada risiko kontaminasi.
Tiga aspek utama yang harus dijaga dalam implementasi MBG, yaitu kualitas makanan (dari bahan baku hingga penyajian), kelancaran distribusi (terutama di daerah terisolasi), dan ketepatan sasaran (baik untuk pelajar maupun korban bencana).
“Pada masa bencana tidak ada distribusi yang sempurna. Yang penting korban bisa makan dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi terlebih dahulu,” lanjutnya.
Dalam hal distribusi pangan, terutama menuju wilayah yang terisolasi atau berisiko tinggi akibat infrastruktur yang rusak, peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi sangat penting untuk menjamin kelancaran logistik di lapangan. Fokus utama adalah memastikan setiap korban mendapatkan makanan layak setiap hari.
Trubus mengingatkan bahwa penanganan bencana tidak semata-mata urusan penyediaan makanan. Masalah rekonstruksi, kerusakan infrastruktur, gangguan sosial-ekonomi, dan trauma psikologis membutuhkan gotong royong serta pembagian tugas yang jelas antar kementerian dan lembaga.
“Ada ribuan warga yang kehilangan keluarga dan harta benda. Situasi tersebut menimbulkan beban sosial yang besar. Maka kementerian dan lembaga harus bersatu dan bekerja dalam kerangka penanganan lintas sektor,” katanya. (I-1)
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Puluhan Kepala SPPG di Solo Raya laporkan minimnya ruang istirahat dan peralatan dapur tak standar. BGN ancam suspend mitra nakal
Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Dauh Peken 5, Tabanan, Bali untuk memastikan pemenuhan hak pangan bergizi anak.
Waka BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan mitra Program Makan Bergizi Gratis wajib menyiapkan ruang istirahat layak dan peralatan dapur baru. Pelanggaran terancam disuspend.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati menegaskan pengawasan ketat bahan baku dan alat dapur SPPG guna mencegah insiden keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Usaha pembuatan telur asin yang diupayakan Yayak juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved