Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono meminta kepada PT KAI untuk mewaspadai cuaca panas yang dapat menyebabkan pemuaian rel kereta, sehingga menyebabkan rel bengkok.
"Panas ekstrem mempengaruhi rel, khususnya rel spaten (bengkok)," ucap Soerjanto dalam acara pemberangkatan Kereta Inspeksi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 yang digelar di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (2/12).
Dia berpesan agar insiden anjloknya Kereta Api Purwojaya relasi Gambir-Kroya menjadi pembelajaran bagi KAI. Menurut dia, insiden tersebut memiliki keterkaitan dengan panas ekstrem yang menyebabkan pembengkokan rel kereta.
"Ini menjadi hal yang perlu, bagaimana mendeteksi kemungkinan terjadi spaten. Masalahnya, kondisi akan terjadi spaten itu sulit dideteksi, tetapi saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman KAI, bisa dideteksi," kata Soerjanto.
Cuaca panas ekstrem, kata dia, juga menjadi salah satu tantangan bagi transportasi udara. Ia menyoroti medan magnet Matahari berdampak kepada komputer pesawat. Bahkan, pesawat dibuat menukik sendiri.
"Panasnya cukup ekstrem sampai pesawat pun terpengaruh. Tiba-tiba komputer pesawat ngaco karena medan magnet yang ditimbulkan matahari begitu masif, sampai membuat pesawat itu menukik sendiri," ujarnya.
Oleh karena itu, dia mengingatkan, ihwal pentingnya KAI berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain cuaca panas ekstrem, dia juga menyampaikan curah hujan yang tinggi juga harus diwaspadai oleh KAI, terutama di jalur-jalur rawan longsor atau yang melintasi sungai.
Soerjanto mengingatkan, banyak jalur KAI yang melewati jembatan-jembatan di atas sungai. Kondisi tersebut, apabila tidak diantisipasi, dapat membahayakan perjalanan kereta api.
"Kami mohon teman-teman yang ada di lapangan untuk segera melaporkan sesuai budaya keselamatan kereta api, melaporkan kondisi-kondisi yang berbahaya," katanya.
Adapun salah satu langkah yang ditempuh oleh KAI untuk mengawasi kesiapan angkutan periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) adalah memberangkatkan Kereta Inspeksi.
KAI bersama pemangku kepentingan memeriksa dan memastikan kesiapan sarana dan prasarana kereta sebagai bagian dari kegiatan angkutan Nataru. (Ant/I-2)
Seorang perempuan berinisial Aisyah (18) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat performa seluruh kanal pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Imbas banjir di sejumlah wilayah, PT KAI membatalkan 48 perjalanan kereta api di Daop Cirebon, Bandung, Jakarta, dan Jember demi keselamatan penumpang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan pola operasi memutar akibat banjir yang masih menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
Studi terbaru USC mengungkap polusi panas tak hanya mengancam nyawa, tapi merusak sel. Lansia di area panas menua lebih cepat secara biologis.
Panas ekstrem juga bisa merusak sistem aliran air di dalam pohon. Udara dapat masuk ke saluran air tanaman, sehingga aliran air terhambat.
Penelitian yang diterbitkan di Global Change Biology, meneliti hampir 30.000 spesies amfibi, burung, mamalia, dan reptil. Studi ini mengkaji bagaimana peristiwa panas ekstrem
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) yang kini mencapai level sangat tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved