Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

KAI Daop 4 Ingatkan Ketentuan Bagasi Maksimal  Pemudik 20 Kg

Supardji Rasban
14/3/2026 15:19
KAI Daop 4 Ingatkan Ketentuan Bagasi Maksimal  Pemudik 20 Kg
Ilustrasi penumpang baru turun dari kereta api dengan barang bawaan.(Supardji Rasban/MI)

PT Kereta Api Indonesia  mengingatkan seluruh pelanggan dan masyarakat yang mudik lebaran 2026 untuk mematuhi aturan mengenai batas maksimum bagasi yang boleh dibawa. Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi seberat maksimal 20 kg dengan volume maksimum 100 dm³ dengan dimensi tidak lebih dari 70 x 48 x 30 cm. 

“Dengan kapasitas tersebut, penumpang juga dibatasi maksimal membawa empat koli (item bagasi) untuk memastikan barang bawaan tidak berlebihan,” ujar Luqman, melalui keterangan resmi, Sabtu (14/3/2026).

Biaya Tambahan untuk Bagasi Berlebih

Bagi pelanggan yang membawa bagasi melebihi batas yang telah ditentukan, PT KAI akan mengenakan biaya tambahan sesuai dengan kelas layanan kereta. Rinciannya sebagai berikut:

  •  Rp 10.000/kg untuk kelas Eksekutif
  •  Rp 2.000/kg untuk kelas Ekonomi

Barang bawaan, ujar dia, dapat ditempatkan di rak bagasi di atas tempat duduk atau lokasi lain yang tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pelanggan. Namun, barang dengan volume lebih dari 200 dm³ (dimensi 70 x 48 x 60 cm) tidak diperkenankan masuk ke kabin kereta.

Daftar Barang yang Tidak Diperbolehkan Dibawa

PT KAI juga mengingatkan bahwa terdapat sejumlah barang yang dilarang dibawa dalam perjalanan kereta api, termasuk:

  •  Hewan
  •  Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya
  • Senjata api atau tajam
  •  Benda mudah terbakar/meledak
  • Benda berbau busuk atau amis
  • Barang lainnya yang melanggar peraturan perundang-undangan atau dinilai tidak layak dibawa oleh petugas boarding.

Dalam masa arus mudik dan balik angkutan lebaran 2026, ujar duam KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga barang bawaannya masing-masing.

Sebanyak 5.134 pelanggan hari Sabtu (14/3) menggunakan moda Kereta api di Stasiun Tegal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.222 pelanggan yang naik dan 3.912 pelanggan yang turun di Stasiun Tegal. Data diambil jam 09.00 dan masih akan terus bertambah.

Jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Tegal mulai hari Rabu (11/3) hingga hari ini sebanyak 5.541, sedang penumpang yang turun pada periode yang sama sebanyak 12.906 penumpang yang turun di Stasiun Tegal.

"Para pelanggan didominasi dengan KA tujuan Jakarta, Surabaya, serta Solo. Untuk kereta api jarak jauh favorit keberangkatan Stasiun Tegal yaitu KA Tegal bahari, KA Airlangga serta KA Kertajaya," jelas Luqman.

Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api dapat memesan tiket melalui semua saluran resmi penjualan tiket KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya,”tambahnya.

Apabila tiket kereta api yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih alternatif tanggal keberangkatan atau memanfaatkan fitur connecting train yang tersedia di aplikasi Access by KAI. Fitur ini akan mengkombinasikan jadwal perjalanan KA yang bersifat persambungan.

Selama masa angkutan Lebaran 2026, setiap harinya KAI Daop 4 SEmarang memberangkatkan 36 KA Jarak jauh, terdiri atas 34 KA jarak jauh regular dan 2 KA Jarak jauh tambahan. "Total tempat duduk yang disediakan perhari berjumlah 21.128 tempat duduk", pungkas Luqman. (H-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya