Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM Peringatan Hari Guru Nasional 2025, murid dan guru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah, kemarin.
Para peserta upacara yang terdiri dari murid, guru dan tenaga kependidikan tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Ada juga siswa-siswi yang mengenakan seragam batik khas Sekolah Rakyat.
Wakil Kepala Kesiswaan SRMA 10 Jakarta, Nizham Faiz Ghazali yang bertindak sebagai pembina upacara, dalam amanatnya, menyebut balutan busana adat yang digunakan merefleksikan kebhinekaan Indonesia.
"Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi penegasan kembali atas tugas yang mulia yang diemban oleh guru. Tugas mencerdaskan, membentuk karakter, dan menjaga masa depan Indonesia," kata Nizham.
Hari Guru Nasional tahun ini mengangkat tema 'Guru Hebat, Indonesia Kuat'. Tema tersebut menjadi sebuah pernyataan bahwa kualitas guru yang baik, mampu membawa Tanah Air ke arah yang lebih kuat.
"Kami percaya bahwa tidak ada Indonesia kuat, tanpa guru yang hebat. Guru hebat adalah guru yang mengajar dengan hati. Tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur dalam Pancasila," ujarnya.
Selain itu, ia menyampaikan, guru yang adaptif mampu merangkul perkembangan teknologi. Namun, tetap menjunjung tinggi kearifan lokal.
"Ketiga, guru yang tergerak, terus berinovasi dan menjadikan kelas sebagai ruang yang penuh inspirasi dan minim diskriminasi," jelas Nizham.
Lebih lanjut dia mengatakan, perubahan adalah keniscayaan. Sebab, pendidikan tidak boleh stagnan.
"Melalui kolaborasi antara kebijakan transformatif, program prioritas yang terarah, dan semangat pengabdian kita semua, kita sedang membangun Indonesia kuat yang sesungguhnya," katanya.
Para guru pun diharapkan bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna. Sehingga cita-cita yang tertuang dalam tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini dapat terwujud.
"Mari kita jadikan Hari Guru Nasional 2025 ini sebagai momentum untuk memperbarui janji kita kepada bangsa. Mendidik dengan hati, mengabdi tanpa henti. Selamat Hari Guru Nasional 2025. Guru hebat, Indonesia kuat," tutupnya.
Usai upacara, barisan dibubarkan dan para siswa-siswi meninggalkan lapangan upacara. Namun, beberapa saat kemudian, mereka kembali ke lokasi upacara dan memberikan ucapan selamat Hari Guru kepada para guru sambil membawa banner bertuliskan 'Happy Teacher Day'.
"Kami dari SRMA 10 Jakarta Selatan mengucapkan, Selamat Hari Guru!" ucap para siswa serentak. Setelah itu, siswa-siswi satu per satu menyalami para guru dan berfoto bersama.
Selanjutnya, para murid mempersiapkan diri untuk penampilan tari daerah dan flashmob. Ada dua tarian pembuka yang dibawakan oleh siswa-siswi SRMA 10 Jakarta.
Guru Seni Budaya sekaligus Pembina Ekstrakurikuler Tari SRMA 10 Jakarta, Listiati Khoiriyah menjelaskan, tarian pertama, yakni Rantaya Putri, yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.
"Kemudian, disambung sama tari Betawi, itu (namanya) Kembang Kipas," ungkap Listiati.
Setelah pertunjukan tarian Nusantara, para murid, guru, wali asuh, hingga wali asrama melakukan tarian flashmob bersama-sama. Mereka membaur dalam barisan yang sama.
Mereka tampak menari dengan kompak dan penuh semangat. Senyuman serta keceriaan terpancar dari wajah para peserta flashmob.
Menurut Listiati, mereka telah berlatih sejak 6 November 2025 untuk mempersiapkan pertunjukkan ini. Mereka menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam untuk melatih tarian yang akan ditampilkan.
"Untuk awal-awal kita latihan setiap hari Kamis. Nah, kemudian seminggu ini baru kita mulai yang memang setiap hari latihan. Setiap pulang sekolah," katanya. (H-4)
dalam upaya memberikan pendidikan gratis untuk menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
KEMENTERIAN Sosial mulai menyiapkan penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) untuk tahun ajaran baru 2026-2027.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Ia menambahkan program ini melibatkan beberapa kementerian sehingga memerlukan koordinasi yang kuat dan harmonis agar tidak terjadi ego sentris.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Pemerintah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Indonesia untuk menggelar kegiatan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama masuk sekolah.
Tidak hanya mengadakan upacara bendera di area lobby hotel, Aryaduta Bandung juga mengundang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Bandung untuk bersama-sama mengikuti upacara
Susunan Upacara 17 Agustus: Panduan lengkap agar HUT RI makin bermakna! Cari tahu tata cara, susunan acara, dan tips suksesnya di sini. Klik sekarang! lihat selengkapnya
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan
Rayakan HUT RI, Umar Kei gelar upacara bendera di halaman rumah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved