Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya sekadar menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi contoh sekolah yang ramah anak. Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Hal tersebut diucapkan Arifah saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Kabupaten Tabanan, untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan sesuai tujuan.
"Sekolah Rakyat merupakan bagian dari Program Prioritas Presiden untuk memperluas akses pendidikan yang bermutu dan setara bagi seluruh anak bangsa. Pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi," kata Arifah dalam keterangannya, Rabu (25/2).
Ia menekankan bahwa perlindungan anak di lingkungan pendidikan harus dimaknai secara menyeluruh. Tidak hanya mencegah kekerasan fisik, tetapi juga memastikan terciptanya suasana belajar yang aman, inklusif, dan suportif agar anak dapat berkembang optimal secara psikologis maupun sosial.
"Sekolah harus menjadi ruang yang membuat anak merasa dihargai, didengar, dan dilindungi. Ketika anak merasa aman dan nyaman, maka proses belajar akan berlangsung lebih maksimal dan karakter positif mereka dapat terbentuk dengan baik," ujarnya.
Selain itu, Menteri PPPA juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang dinilai berperan besar dalam membangun budaya disiplin, gotong royong, serta penguatan karakter siswa di sekolah tersebut.
Sementara itu, Kepala SRMP 17 Tabanan, Putu Jaya, mengungkapkan bahwa saat ini sekolah yang dipimpinnya menampung 74 siswa yang seluruhnya berasal dari keluarga kurang mampu. Ia menilai terdapat perubahan positif yang signifikan pada para siswa sejak bergabung di Sekolah Rakyat.
"Perubahan yang paling terlihat adalah kedisiplinan, semangat gotong royong, serta rasa tanggung jawab mereka yang semakin kuat. Kami merasa terharu sekaligus bangga melihat anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu kini dapat bersekolah di sekolah yang bermutu dan memiliki fasilitas yang baik," ujar Putu Jaya.
Ia berharap jangkauan Sekolah Rakyat dapat terus diperluas agar semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.
"Menurut saya, jalur pendidikan adalah hal yang paling utama dalam mengentaskan kemiskinan. Jika akses pendidikan dibuka seluas-luasnya, maka masa depan anak-anak akan jauh lebih cerah," tambahnya. (H-3)
SEMANGAT belajar dan antusiasme para siswa mewarnai suasana di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Rabu (11/3).
Kegiatan ini berpijak pada amanat UUD 1945 Pasal 31 mengenai hak pendidikan warga negara dan semangat Keppres 120 tahun 2025 yang di keluarkan Presiden Prabowo.
Sejumlah guru Sekolah Rakyat mengikuti pelatihan internal (in house training) di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Papua, Kota Jayapura, Papua.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan program Sekolah Gratis menjadi prioritas utama. Lebih dari 60 ribu siswa di 801 sekolah swasta telah merasakan manfaatnya.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq tegaskan Sekolah Rakyat inisiasi Presiden Prabowo adalah jembatan emas pendidikan bagi keluarga rentan di Sukabumi.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, secara tegas membantah narasi yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemangkasan anggaran dan program pendidikan
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
Workshop yang digelar di Sang Timur, Sabtu (19/10) ini merupakan tahap ketiga workshop perlindungan anak yang diinisiasi Yayasan Karya Sang TImur.
Bunda, sedang bersiap menyekolahkan si kecil? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anak mendapatkan pendidikan terbaik untuk mengoptimalkan potensi mereka.
Tim dosen Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan Psikoedukasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Bogor, Jawa Barat.
Direktur Sekolah Prestasi Global, Faisal mengungkapkan rasa syukur dan bangga dan terima kasih kepada Unit TK atas apa yang sudah diraih pada lomba SRA (Sekolah Ramah Anak).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved